Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita. Maka …


Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Kita pasti sering membaca tulisan ini ketika sedang menyaksilan film ataupun membaca sebuah buku. Kalau saya pribadi, sering banget membaca tulisan ini saat sedang menonton FTV (film televisi). Dan tahu nggak? Ternyata justru ceritanya mirip plekΒ (mirip banget) -cuma settingnya beda negara aja- sama film buatan negeri paman Sam atau negeri asalnya teh ginseng.

Kenapa saya bisa tahu? Karena saya lebih dulu nonton film aslinya.. :mrgreen:

Tapi lagi-lagi karena tulisan ‘kalau ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tak ada unsur kesengajaan’ itu yang bikin film televisi ini masuk kategori ‘aman’. Kalau saya suka sama akting pemainnya, maka saya terusin nontonnya. Kalau nggak, ya saya matiin aja TV-nya atau ganti channel yang lain. Gimana nggak? Lima belas menit pertama aja saya udah tahu jalan ceritanya. Pasti nanti ini akan begini lalu begitu kemudian seperti itu. Dan endingnya bakalan gini. Iya. Saya pakai feeling saya dan juga ingatan terakhir saya atas film yang jadi acuan si produser FTV ini bikin film. Jadi, kesannya saya tetep memaksakan diri nonton itu cuma untuk memastikan bahwa endingnya seperti dugaan saya. Dan kebanyakan benar.. πŸ˜›

Akhir-akhir ini, nggak cuma FTV yang punya ide nyaris sama ama film besutan sutradara Hollywood. Kadang-kadang sinetron juga gitu. Udah bukan rahasia lagi kan ya kalau sinetron Candy itu niru abis komik yang dijadikan film CANDY CANDY asal Jepang? Atau Buku Harian Nayla yang nyaris sama banget ama One Litre Of Tears.

Daann film televisi serta sinetron yang lain.. Silakan tambahkan sendiri ya..

Nah postingan saya kali ini sebenarnya nggak ada hubungannya sama FTV atau sinetron tadi sih.. *halaagh.. :mrgreen:

Jadi postingan saya ini sebenarnya tentang kesamaan nama yang saya pakai sebagai tokoh utama dalam cerita yang saya buat.

Pertama-tama saya mau minta maaf buat teman-teman yang namanya mungkin pernah saya pakai dengan semena-mena sebagai tokoh dalam FF yang saya buat. Mungkin ada yang sesuai harapan (jadi pemeran protagonis) dan mungkin juga ada yang jauh dari kepribadian teman-teman -yang namanya saya pakai sebagai tokoh jahat atau psiko (antagonis)- sekaligus yang pernah membaca postingan saya dan punya nama yang sama. Sekali lagii.. Seperti judul postingan ini.

Cerita-cerita flash fiction dalam blog ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, maka itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan dari penulisnya. :mrgreen:

Apalagi motif balas dendam.. *eh? πŸ˜€

Kenapa saya nulis postingan ini? Karena iseng aja daripada nggak ada bahan tulisan πŸ˜›Β kalau saya membuat tulisan FF, biasanya saya udah punya konsep dan ide cerita. Alurnya nanti begini.. begini.. dan begini. Cuma yang saya sering kesulitan adalah menentukan nama tokoh cerita saya. Akhirnya saya pun menuliskan saja satu nama yang terlintas di kepala saya.

Dan setelah dipublish barulah saya dapat masukan dari beberapa teman yang komentar kalau namanya mirip nama teman-teman saya. Dan saya baru keinget. Eh iya ya? *halaagh πŸ˜†

Jadi intinya postingan ini sekaligus permohonan maaf kalau ada teman-teman yang namanya pernah saya pakai secara semena-mena di dalam postingan FF saya ya.. πŸ™‚

Mohon maaf lahir bathin.. πŸ™‚

Oya, bicara nama tokoh cerita. Saya punya beberapa nama tokoh yang sering saya pakai dalam beberapa cerita yang saya buat. Kalau bikin cerita (terutama FF) dengan karakter yang hampir mirip biasanya saya langsung pakai nama-nama ini. Apalagi kalau deadline-nya mepet dan saya susah cari nama untuk jadi nama tokoh.

1. MAYA.

Gadis misterius. Biasanya penyendiri. Saya pertama kali menggunakan nama Maya ini di cerita ‘Mereka Bilang Aku Nggak Waras’. Maya saya gambarkan sebagai perempuan yang diposesifin orang tuanya. Nggak punya temen, dikurung di rumah yang membuatnya jadi pemberontak. Akibat dikurung tadi, ia pun akhirnya lari dari rumah dan pacaran backstreet dengan laki-laki yang nggak kalah misteriusnya.

2. BAGAS. Nama lengkapnya ARYO BAGASKARA.

Awal saya pakai nama Bagas ini di sebuah cerita pendek bersambung (udah pendek eh bersambung.. :P) waktu saya rajin nulis di situs perempuan Ngerumpi.com. Di sini ceritanya si Bagas ini playboy dan mendua pada dua orang gadis. Pada satu gadis, dia mengaku bernama Bagas sedang kekasihnya yang lain mengenalinya sebagai Yoyok (nama panggilan dari kata Aryo).

3. BAYU

Tokoh protagonis saya bernama Bayu. Saya menggambarkannya sebagai lelaki yang selalu ada saat dibutuhkan. Bayu yang berarti angin. Selalu membawa kesejukan. Saya menggambarkannya sebagai orang yang tangkas, cepat dan nggak klemek-klemek (melempem). Pokoknya tegaslah.

4. RATIH.

Tokoh protagonis saya versi perempuan. Biasanya saya memasangkan Bayu dengan Ratih. Termasuk di sebuah cerita novelet iseng yang pernah saya buat. Di sini Ratih digambarkan sebagai perempuan Jawa yang penurut dan penyayang. Sayangnya ia terlalu lemah sehingga seringkali dimanfaatkan teman. Dan selalu menerima segala kondisinya. Kurang bisa memperjuangkan apa yang dimiliki dan diyakininya. Termasuk cintanya. #eaaa.. πŸ˜€

5. RYAN.

Entah mengapa tokoh Ryan selalu jadi tokoh antagonis di cerita saya. *sungkem sama yang punya nama Ryan.. πŸ˜€

Pertama kali saya pakai nama Ryan ini di cerita novelet saya. Awalnya Ryan baik, tapi karena ganteng *halagh :P* akhirnya dia mendua. Lalu mengkhianati kekasihnya dengan memacari teman baik kekasihnya *spoiler banget :D* hingga saking keselnyaΒ terbawa emosi saat menulisnya, maka tokoh Ryan ini saya samakan dengan Ryan si Jagal dari Jombang itu. Tapi Ryan di tokoh saya ini Jagal Cinta loh ya *eaaa.. :D. Jadi itu alasan saya pakai nama Ryan.

6. HASAN.

Hasan adalah tokoh komedi saya yang paling melekat kuat di kepala saya. Orangnya nekad, konyol, naif tapi baik banget. Senang membantu siapa saja. Cuma terkadang dia linglung dan ceroboh.

Itu beberapa contohnya. Adakah yang namanya sama dengan namamu? Hehehe

Ini cerita saya tentang nama tokoh rekaan saya dan karakter yang mewakili masing-masing pribadi. Kalau kamu, siapakah nama favorit untuk tokohmu?

Dan yang nggak kalah penting. Maukah kalian menyumbang satu nama untuk nama tokoh cerita saya berikutnya?Β Kalau bisa, dengan gambaran fisik atau sifat dan karakternya ya.

Makasiiih… πŸ™‚

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
doc. pribadi. koleksi foto suami saya πŸ˜€

Share yuuk!

Iklan

17 pemikiran pada “Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita. Maka …

  1. Ada ftv yg jiplak abis film holiwud never been kissed- Drew Barrymore, haduuh rasanya ntuh yaah..dijiplak dari A sampai Z

    Eh mbak,gpp koq pake namaku πŸ˜‰ hehehe tak masalah..

    Klo aq suka milih nama yang aneh2 hahahaahah πŸ˜€

  2. iya kadang nama udah kebayang karakternya gimana misalnya Bella itu yang imut, lucu, tapi Sherly itu yg “bitch” padahal ada orang namanya Sherly baik bangeeeeeet, atau kalau namanya Brandon ganteeeeeeeng, trus kalo namanya Paijo ndeso, siapa tahu sebaliknya…wkwkwkwk…..ah kalau aku sih cocoknya emak-emak yaa….Mama Ina…yang gaul tp…hehehe….

  3. jadi inget sinetron dulu tuh mba. yang niru Meteor Garden – yang diangkat dari komik Jepang. Tapi si pihak produser tidak mengakui dan akhirnya tuh cerita dah gak jelas bener deh.
    Kadang suka bingung. kenapa sih gak ngaku kalau ambil cerita dari mana – toh di negara lain juga banyak yang bikin, termasuk Meteor Garden itu sendiri juga kan versi ke berapanya dah gak tahu – tapi dia mengakui bahwa cerita diambil dari mana.

    Soal nama… sama mba, Suka bingung. pas kemarin teman baca, kok namanya depannya Mik semua sih. πŸ˜€

    Terus tidak memaafkan mba Rini ah… namaku jelek. 😦

      1. hahahaha…
        gpp kok mba.
        saya kalau memperkenalkan diri juga selalu dibilang:
        “Bukan Ryan Jombang kan???”
        saya hanya bisa mesem

      2. Kalau saya, berhubung namanya pasaran, suka ada yang bilang “rini tomboy” (gara-gara film jadul 70 / 80-an), atau rini s bono atau malah rini s bon-bon.

        capedeh kalau gitu ya? πŸ˜›

  4. hihihihi… lucu juga yah kalau karakter semperti ini jadi postingannya teteh Rinibee… soalnya jadi kentara gimana cara teteh memilih nama dan alasan dibaliknya… ternyata memang, di setiap nama pasti terkandung visi dan gambaran yang melekat dari penulisnya…^___^
    —-
    jadi penasaran, kalo sumbang nama Widya, bakal kayak apa yah karakternya…

    Ryan jadi antagonis? wah wah.. kasihan teman ku yang namanya Ryan… hihihi…. tapi kenapa yang terbayang bukan Ryan Hidayat aja teh? ^__^ almarhum… ^^
    —-
    kalau aku, jadi bertanya siapa yah antagonisku… hm… mungkin kayak nama Rudi, Robert, Randy, atau Roy..
    tapi kalo nama Fandi, aku faforit banget jadikan protagonis… apalagi kalau nama Hari… hihihi
    keren banget postingannya…. ^^d

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s