NGIDAM


Ceunah.. (katanya..) ibu hamil itu suka ngidam ya..?

Makanya.. dulu waktu lagi hamil, ngga heran klo temen2 yang tahu aku lagi mengandung pasti spontan bertanya.. “ngidam apa?” 😀

Terus terang, berdasarkan pengalaman pribadi, masalah ngidam ini ngga terlalu mengganggu buat aku karena aku ngga ngidam apa2..

Maksudnya, klo ngidam diartikan sebagai “hasrat yang menggebu2 dari seorang ibu hamil terhadap makanan tertentu dan tidak bisa ditunda2”, kayanya ngga ada deh di kamusku.. 🙂

Karena selama yang aku ingat di trimester pertama, waktu jaman mual bin muntah.. yang aku ingat, waktu kepengen satu jenis makanan tertentu itu ngga lebih dan ngga lain karena untuk menghindari rasa mual, supaya setidaknya makanan bisa tertelan dan tersimpan di dalam perut untuk jangka waktu yang cukup lama (ngga keluar lagi alias muntah..) :p

Ada pengalaman seputar masalah ngidam ini. Jadi waktu itu jaman puasa. Hampir tiap hari rasanya setiap menjelang buka puasa dan menghirup aroma nasi hamper matang di rice cooker aq selalu mual dan tak jarang muntah.

Jadi, suatu hari.. aku sempat kepengen makan makanan yang “segar” dan ngga bikin mual. Waktu itu yang terbayang adalah makan Fu Yung Hai. Dengan saus merah di atasnya… Hmmm… yummie.. rasanya enak! 😀

Maka, saya dan suami pun pergi ke salah satu pusat perbelanjaan di kota kami dan mendatangi food court-nya. Lalu kami pun mengitari food court sambil melihat menu2 masakan.

Saat tiba di salah satu stand, suami saya berkata “Itu ada dek, Fu Yung Hai..”. Dan saya pun mengarahkan pandangan menuju ke stand yang dimaksud suami. Entah kenapa saat melewati dapur stand tersebut dan mencium aroma masakan, saya justru merasa mual dan tidak berniat lagi makan Fu Yung Hai.. Hehe.. 😀

Yang kemudian kami lakukan adalah mencari tempat duduk dan saya pun mencoba membaca menu2 yang ada dari tempat kami duduk. Akhirnya pilihan saya jatuh ke menu makanan Jepang yang terdiri dari nasi putih dan daging asap berbumbu manis. Setidaknya saya tidak mual lagi.. 😀

Ngomong2 tentang masa kehamilan dan bau masakan. Ternyata ngaruh lho untuk ibu hamil, terutama di trimester awal kehamilan. Setidaknya itu yang terjadi pada saya.

Waktu pertama kali tiba di kota kelahiran suami saya ini, makanan favorite saya adalah batagor dan baso tahu. Biasanya kami berdua makan batagor di salah satu depot di dekat tempat kami tinggal yaitu di Jl. Otista.

Saat pertama kali ke sana, kesan saya batagor dan baso tahunya lezat.. yummie.. :p. Tapi ketika saya hamil dan ke sana lagi.. baru saja saya masuk menuju tempat duduk dan mencium aromanya.. (dapur depot tersebut bersebelahan dengan tempat duduk) saya langsung merasa mual..! Dan sejak saat itu saya anti makan batagor –setidaknya di trimester awal kehamilan–:p

Tapi.. begitu kehamilan saya masuk trimester kedua. Alhamdulillah, sudah tidak mual muntah lagi. Justru saya lebih sering kelaparan..

Ada beberapa kejadian lucu pada masa kehamilan ini..

  1. Saya tidak terlalu mempermasalahkan mau makan apa. Justru suami saya beberapa kali ngidam pengen makan sayur kacang merah & perkedel jagung.. :p
  2. Saya yang jaman kuliah + kerja dulu jarang sarapan pagi – kecuali kadang minum susu – sekarang jam 5 pagi setelah sholat Subuh seringkali kelaparan.. :p
  3. Saya yang dulu anti sambal.. (“pantangan orang sabar”.. istilah yang sering saya gunakan.. :p) sekarang justru mulai menggunakannya untuk mengurangi rasa mual.

Semoga anak kami bisa tumbuh menjadi anak yang sehat, sholeh/sholehah, cerdas dan berguna untuk masyarakat, agama, bangsa & negaranya. Rajin beribadah & berbakti kepada kedua orang tuanya…

Amin..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s