Kue Leker [Lagiii…!]


Sebelumnya saya pernah memposting tentang kue leker di sini: Kue Leker part.1

Tapi waktu itu cuma fotonya saja. Setelah pergulatan batin antara memposting atau nggak *okeiii ini mulai lebay, maksudnya karena kesulitan dapat pinjaman laptop, jadi mumpung sekarang laptopnya nganggur saya posting saja ulasannya ya..

Alkisah pada suatu siang yang cukup terik di kota pahlawan Surabaya (dan Surabaya selalu terik! :mrgreen:), saya yang sedang mengantar ayah saya ke Bank, memilih menunggu di luar area Bank bersama dua anak saya. Pikiran saya waktu itu, daripada umpel-umpelan (desak-desakan) di dalam dan mengingat si dede yang suka lari ke sana ke mari dan lokasi mbak teller yang di lantai dua membuat saya berpikir lebih baik nunggu di bawah saja daripada anak saya ngajak mondar mandir naik turun tangga.

Nunggunya juga nggak semata nongkrongin di depan Bank, tapi sambil jalan-jalan dan.. mata saya menangkap sebuah gerobak *halaagh.. :P* tukang jajanan yang mangkal di depan Bank.. :mrgreen:

Ini penampakannya…

2013-04-01-1765
‘gerobak’ Kue Leker.. πŸ˜€

Langsung saya dekati saja. Buat camilan sambil menunggu Akung (mbah Kakung / kakek)nya anak-anak.. πŸ˜€

Kue Leker adalah jajanan khas Surabaya yang adonannya terbuat dari campuran terigu, telor, gula dan air yang dicampur dan diaduk. Eh mungkin juga pakai susu kali ya?

Bentar saya nyontek lihat dulu resepnya.

Nah kalau menurut resep yang ini, cara membuat kue leker, maka bahan-bahannya adalah:

  • 150 gr tepung terigu
  • 50 gr tepung tapioka
  • 200 gr tepung beras
  • 500 ml susu cair
  • 2 sendok teh bubuk vanili
  • 2 butir telur, –>> kocok
  • 2 sendok makan butter, –>> lelehkan
  • 2 sendok teh baking powder

Kalau kalian mau nyoba resepnya, langsung nyontek ke sana aja ya? Ke blognya what woman can. Banyak resep dan tips masak yang lain juga dan kayanya emang lebih ahli dari saya.. *ya iyalah! πŸ˜† *

Nah sekarang saya mau cerita seputar leker ala penjual kaki limanya aja ya? :mrgreen:

Eish.. Jangan pergi dulu atuh.. πŸ˜€

Oke.. sampai di mana tadi?

Oya ini adalah tahapan membuat kue leker ala penjual kaki lima.

 

CARA MEMBUAT LEKER SUKA-SUKA ALA PAK PENJUAL LEKER DI DEPAN BCA – RMI SURABAYA

1. BAHANΒ 

2013-04-01-1762
Bahan-bahan

Seperti yang kita lihat di atas, bahan-bahannya sederhana kan? Pada wadah pertama ada campuran adonan tepung yang sudah jadi. Di wadah sebelahnya, gula dan meses sebagai taburan di atasnya.

Oya, sebenarnya kue leker ini isinya ada potongan pisangnya di dalamnya. Maka itu dalam adonannya terlihat potongan kecil pisang. Tapi kalau untuk saya pribadi, saya lebih suka yang tanpa potongan pisang. Kenapa? Karena kalau pakai potongan pisang maka kue lekernya akan terkesan basah. Sementara kalau tanpa pisang, rasa kue lekernya lebih garing dan kriuk. Mirip crepesΒ yang dijual di mall itu loh.. Iya, saya menyebutnya (kue leker kering ini sebagai) crepes mini yang murah meriah.

 

2. PERSIAPAN DAN SEJARAH

Siapkan sebuah loyang mini untuk memasak. Kalau mas penjual ini menggunakan loyang seukuran lepek (piring kecil). Waktu saya tanya, itu emang ada ya yang jual penggorengan eh teflonnya? Si mas ini malah cerita sejarah. Katanya itu yang membuat teflonnya bapaknya dan lapak itu (gerobak jualannya) juga diturunkan oleh sang ayah.

Nah! Pantesan aja. Soalnya biasanya waktu saya ke Surabaya, yang saya temui berjualan kue leker itu bapak-bapak separuh baya. Mungkin seusia bapak saya. Dan ternyata itu bapaknya si mas penjual tadi *informasi yang lumayan penting πŸ˜€

Okeii kita mulai masaknya ya.. πŸ˜€ *dilirik chef Marinka :mrgreen:

 

3. CARA MEMBUAT

2013-04-01-1759

Masukkan adonan kue ke atas loyang dan ratakan. Jangan banyak-banyak, tipis-tipis aja supaya hasilnya kriuk.. Lalu taburi gula dan meses di atasnya. Ini adegannya cepat loh.. *halaagh :D*

2013-04-01-1760
beri susu kental manis

Tambahkan juga susu kental manis sesuai selera.

2013-04-01-1761

Hingga hasilnya seperti ini.. πŸ˜€

Eh iya, saya lupa ngasih tahu. Itu karena foto, jadinya nggak kelihatan kalau loyangnya berputar. Iya. Jadi bedanya ama loyang di rumah, loyangnya si mas leker ini berputar di bagian bawahnya. Entah bagaimana si bapaknya mendesain, yang pasti loyangnya bisa muter-muter. Alasannya, supaya panasnya merata.. πŸ™‚

Nggak usah lama-lama si kue leker ini sudah matang. Ambil bagian sisi salah satu kue leker dan tarik hingga setengah lingkaran. Lalu angkat.

2013-04-01-1763

TARA…!

Jadi deh..

Gimana? Gampang kan?

Kalau saya pribadi suka makannya pas kue lekernya masih panas, jadi kerasa kriuknya. Enaknya, setelah pesan baru dibuat. Jadi masih fresh.. πŸ™‚

Nah sekian liputan saya tentang cara pembuatan kue leker.

 

Oya ada tambahan sejarah tentang asal nama dari kue leker. Alkisah.. ibu saya cerita. Kalau kue leker itu berasal dari bahasa Belanda: ‘Lekker’… Yang artinya delicious atau yummie atau enaaakk.. πŸ™‚

Demikian.

 

Sekian ulasan singkat saaya tentang kue leker (part.2) hari ini. Selamat pagi dan selamat menjalankan ibadah puasa ya!

2012-11-21-210_1

Iklan

11 pemikiran pada “Kue Leker [Lagiii…!]

  1. jaman saya sekolah juga sering beli kue leker mbak, sukaa banget, yang isinya coklat sama pisang πŸ˜€
    sekarang jarang ke lokasi anak sekolahan jadi susah nemuin lagi.. kangen juga pengen makan leker πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s