Kulkas


Anak saya, Reina, 1,5 tahun, lagi hobby banget buka tutup kulkas. Nggak tahu nyariin apa. Tapi paling sering megangin bunga es sama naruh benda nggak penting di dalam kulkas. Pernah saya nyari-nyari sampe puyeng vcd barney punya Syifa. Eh gak tahunya pindah ke sana. Iiih… Gemes deh!

Kemarin saya nemu lagi. Ada kerikil sama mainan anak-anak pindah ke kulkas.

Eh iya, ngomongin kulkas. Saya jadi inget. Saya lagi hobby bikin pudding. Iya, pudding yang ada di toko itu. Standarlah. Ditaruh di atas kompor kalau udah mateng diangkat. Ya gitu aja.

Saya emang nggak belom kreatif dibuat beraneka masakan yang cantik kaya di tabloid Nova atau majalah Kartini gitu. Masih standar. Hehehe..

Doakan saya lebih kreatif ke depannya ya.

Oh iya, ini isi kulkas saya beberapa waktu yang lalu.

kulkas
Puding strawberry

Puding strawberry.

Kenapa di gelas? Karena saya agak paranoid kalau naruh makanan di wadah plastik. *halaagh.. πŸ˜€

Dan kalau gelas eh cangkir seperti ini, di rumah saya banyak. Jadinya saya pakai saja. kebetulan anak-anak saya suka, emaknya juga suka :mrgreen:. Makanya saya bikin sekalian banyak.

Dan cangkir ini gampang dibersihkan. Nahh.. kebetulan kalau siang Bandung panas. Makan pudding strawberry enak nih. Hehehe..

Demikian cerita saya tentang kulkas.

Selamat siang! πŸ˜€

Iklan

6 pemikiran pada “Kulkas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s