Move on


Hadeeh… Capek banget deh sama orang yang satu ini. Bagaimanapun saya menjelaskan maksud saya, selalu saja diterima negatif. Jadinya ya nggak nyambung. Udah gak nyambung, eh pakai acara marah-marah gak jelas lagi. Santai aja mbakbro.

Saya juga ngomongnya biasa aja. Gak ngotot kaya sampeyan. Ada banyak alasan seseorang bicara ngotot pakai acara teriak-teriak. Pertama, memang cara bicaranya begitu, kedua karena memang posisinya lagi di lapangan, atau karena sebenarnya dia -maaf- agak sedikit terganggu pendengarannya. Jadi ya miskomunikasi. Dikira orang yang gak denger ucapannya (maka ia merasa perlu memperkeras volume suaranya), padahal justru suaranya yang terlalu keras sehingga pesan yang mau disampaikan jadi gak jelas. Duuh… Capedeh!

Selain itu kemampuan seseorang untuk memahami maksud yang kita sampaikan itu nggak bisa dipaksakan. Perlu kacamata yang sama, sudut pandang yang sama, dan pikiran yang tenang untuk mencoba memahami. Tapi kalau mendengar saja sulit, apalagi memahami. Haduuh.. Paringi sabaar paringi sabaar..

Dan akhirnya diam adalah emas. Lelah juga mencoba menjelaskan maksud kita jika yang diajak bicara saja tak mau mendengarkan. Menutup telinga dan hatinya. Apa yang bisa disampaikan? Ya nggak ada.

Niat baik sudah. Berdoa demi kebaikan sudah. Dan usaha yang terbaik juga sudah dilakukan. Sekarang tinggal menunggu saja. Semoga Allah Sang Pemilik Hati yang bisa menyadarkan. Kalau saya yang salah (tentu saja sebagai manusia saya tidak luput dari kesalahan, saya sadar itu) semoga Allah memberikan petunjuk agar saya bisa menjadi manusia yang lebih baik ke depannya. Amiin allohumma ammiin..

Dan sebuah pesan kembali terngiang di telinga saya.

Jauhi debat kusir. Menjauhi perdebatan itu jauh lebih baik… 🙂

Sorry ya.

Gue berhenti di sini aja.. Udah waktunya #moveon

Yuuk ya yuuk….! Daripada kesulut emosi (lagi) yuuk kita ikutin nasehat kakak partnerinvain aja. Pesannya, kalo lagi marah dan bete mari jauhi internet (dan blog juga kali ya? :mrgreen: ) untuk sementara waktu. Curhat aja sama Allah SWT.

Makasih untuk nasehat indahnya, kakak Partnerinvain… 🙂

Iklan

2 pemikiran pada “Move on

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s