Lucu..


Hidup ini lucu.

Jaman sekarang, di dunia maya semua hal sangat mungkin terjadi. Kita bisa ngerasa dekat dengan seseorang atau banyak orang yang bahkan hanya kita kenal di blog karena awalnya saling blogwalking dan berbalas komentar. Kita ngerasa cocok dengannya dan tara…

Tiba-tiba saja jadi sahabat!

Nggak usah banyak pertanyaan kenapa persahabatan tadi yang berawal di dunia maya lalu kemudian diteruskan jadi kopdar hingga akhirnya merasa cocok dan sahabatan beneran di kehidupan nyata. Itu namanya jodoh. Cocok. Klop dan nggak bisa dipaksa-paksain.

Dia percaya buat ketemu sama kita, sementara selama ini dia anonim dan nggak ingin identitasnya terbuka. Dan ketika ia meminta kita tetap menjaganya agar tetap menjadi anonim buat orang lain, apakah kita sampai hati membongkar identitasnya? *halagh* :mrgreen:

Dan saya memilih tetap menjaga identitasnya sebagai wonder woman. 😆

Dan lucunya lagi, karena sesuatu hal kita justru ngerasa jauh dengan teman yang udah kita kenal bertahun-tahun. Tiba-tiba aja dia jadi asing. Jadi nggak asyik lagi hubungannya.  Jadi rikuh, aneh dan serba salah kalau mau memulai obrolan. Huft..

Entah hal apa yang tiba-tiba membuat segalanya jadi seabsurd ini. Mau memperbaiki hubungan gengsi. Diri terlalu penuh dengan rasa sakit hati dan emosi yang memenuhi dan menyesakkan dada. Emosi negatif yang memang sebelumnya sudah ada di sana ditambah yang sekarang. Antara enggan memulai atau terlalu berat untuk mengulurkan tangan. Terlalu mementingkan ego dan akhirnya terpaksa mengalahkan persahabatan yang dulunya terasa seolah sudah seperti seorang saudara.

Kalau diibaratkan kerasanya justru lebih mudah untuk mencoba dekat dengan orang baru dari pada memperbaiki hubungan yang terlanjur bermasalah dengan orang yang udah kita kenal sejak lama. Sayang banget kan? *ya iyalah.. Itu kalau menurut saya sih.. :). Tapi bagi orang lain belum tentu sama rasanya.

Ah ya sudahlah, Bee. Relakan saja. Ikhlaskan saja.

Di sinilah saya merasa beruntung bisa mengenal seorang anonim. Karena saya bisa ngobrol dan minta pendapat dia yang kebanyakan beda banget ama saya. Hahaha.. Apa mungkin karena itu saya cocok kalau curhat sama dia ya? Dengan demikian ada hal baru yang saya dapatkan.

Dear Anonim

sepertinya kali ini saya akan menuruti nasehatmu..

Just let it go..

 

Yup! Just let it go, Bee.. Just let it go.. 🙂

Iklan

4 pemikiran pada “Lucu..

  1. Mungkin karena dengan orang yg baru kita lebih semangat dan lebih terbuka dibanding dgn teman yang lama..?? aahh si eta mah orangnya kieu kitu..lamun saya curhat2an sama teman lama, ntar diketawain atau sampai ke teman yang lain..juga..?? Tp dgn orang baru itu spt mengisi lembaran baru jd lebih gimanaaaa gitu hehe *analisa yg patut dipertanyakan* hihi

  2. Saya sering mengibaratkan hidup ini seperti perjalanan, mbak. Kadang, kita akan bertemu orang-orang di jalan yang kita lalui, lalu berjalan bersama. Kemudian, sampailah kita dan orang itu di sebuah persimpangan. Kita harus terus, sementara dia harus berbelok ke kiri. Tidak usah dipaksa untuk bersama, karena arah kita memang sudah berbeda dengannya. Bukan salah siapa-siapa, karena memang tujuan kita sudah beda. Itu saja.
    Jadi, saya setuju dengan teman mbak. Let them go. Kalau memang berjodoh, suatu hari nanti akan bertemu lagi di persimpangan berikutnya. 🙂

  3. people changes, karena jarak atau kesibukan, apalagi kalau sudah berkeluarga, kadang kita harus mengerti tapi bisa juga karena orangnya berubah atau ia menganggap kita berubah, kadang kita harus mengikhlaskan untuk kehilangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s