Sensi


Kalau lagi mati gaya mau nulis atau lagi bengong mau ngapain, mendingan blogwalking aja deh. Bagi saya pribadi, blogwalking itu paling ampuh untuk membuat saya mendapatkan pencerahan. Kadang nemu ide buat nulis ceritaa, nulis postingan atau malah dapat pencerahan tentang masalah yang tengah saya hadapi. #eaaa.. :mrgreen:

Jadi ceritanya beberapa waktu yang lalu saya posting tentang diblock. Serius deh saya nggak yakin apa alasan sebenarnya saya diblock. Mungkin saya yang nggak peka kali ya. Tapi akhirnya saya cuma bisa menduga-duga penyebab si pemblokir melakukannya. Ditambah beberapa waktu sebelumnya sms saya dibalas dengan untaian kata yang intinya dia mau menjauh dari saya (dan nggak bilang juga alasannya apa.. What a pity I am..)

Ya sudahlah. Terima saja. Sambil saya berdoa dalam hati, kalau suatu hari nanti keadaan akan jauh lebih damai dan lebih baik tidak hanya bagi saya, tapi juga bagi dia dan kita semua..

Saampaaaiii…

Hari ini saya terdampar di blognya Pak Jampang.

Di salah satu postingannya Pak Jampang mempertanyakan, pernah nggak sih kita kesinggung dengan sebuah status di jejaring sosial yang seolah-olah nyindir keadaan kita? Pernah lah.

Pernahkah Anda mendengar seseorang mengucapkan sebuah kalimat secara langsung di hadapan Anda lalu kemudian Anda merasa tersinggung? Padahal, jika kalimat yang sama diucapkan oleh orang tersebut di hari-hari sebelumnya, Anda merasa tidak ada masalah apalagi tersinggung? Pernah banget!

Pernahkah Anda mendengar seseorang mengucapkan sebuah kalimat yang sebenarnya tidak ada kaitannya sama sekali dengan Anda lantas Anda langsung tersinggung? Padahal, di lain waktu, kejadian yang sama pernah terjadi namun Anda merasa baik-baik saja. –> Ya iyalah! <— kalau rinibee lagi jadi si super sensi.. :mrgreen: hahaha.. šŸ˜† Tapi jarang banget sih.. #pencitraan

Pernahkah Anda membaca sebuah kalimat yang menjadi status di salah satu kontak facebook Anda, lalu Anda merasa tersinggung? Padahal, di status facebook tersebut tidak sedikit pun menyebut nama Anda dan sang teman sudah beberapa hari tidak berkomunikasi dengan Anda. —> kalau yang ini kasusnya saya baca tweet seorang teman, dan kebetulan beberapa detik sebelumnya saya baru aja RT tweet yang mention saya kalau seseorang menyukai salah satu tulisan saya di blog. Eh si teman tadi langsung nge-tweet yang intinya mempertanyakan emang masih jaman ya hari gini ngeRT pujian orang lain?!

JDUER…!Ā  Baca tweet teman saya itu -meskipun nggak mention saya- langsung sensi deh saya.. Hahaha.. šŸ˜†

Jadi sebenarnya, manusia itu ya begitu itu. Nggak stabil. Naik-turun moodnya. Intinya.. Pastilah di satu titik dalam kehidupan kita, kita pasti ketemu hal semacam ini. Perasaan tersinggung, sensitif, ngerasa diri paling merana, di-dzolimi *bener nggak kaya gini tulisannya?*, sedih, terabaikan dan terpuruk.

Tapi kalau kita ikhlas dan berobat hati.. Insya Allah perlahan keadaannya berbalik menjadi lebih baik. Aamiiin…

Dan ternyata selama ini kesensitifan saya itu pertanda bahwa saya sedang terkena penyakit hati, saudara-saudara.. šŸ™‚ šŸ˜€

Astaghfirullah…

Oya, kalau udah terkena penyakit hati, trus gimana caranya mengobati hati? Lihat videonya Opick yang ini deh.

Mudah-mudahan bisa membantu ya.. šŸ™‚

Saya juga sekalian mau mengucapkan terima kasih karena telah mengingatkan saya, Pak Jampang. Yang mau ikutan baca postingannya Pak Jampang, mampir ke sini aja ya.. Mudah-mudahan dapat pencerahan juga seperti saya.. šŸ™‚

Tuh.. Bener kan!

Selalu ada hal baik yang bisa didapatkan dari blogwalking.. šŸ™‚

Iklan

3 pemikiran pada “Sensi

  1. Saya sih trergantung mood ngadepin status orang. Kalo lagi cuek,saya nggak peduli selama nggak mensyen saya, biarpun saya ngeh itu status buat nyindir saya. Jadinya terserah dia lah mau nyetatus apa. Selama dia gak mensyen berarti itu bukan buat saya, no hard feeling šŸ˜€

    Saya seringnya malah tersinggung kalo ada yang komen nggak enak di status saya. Kalo udah dongkol ya saya remove komennya, kalo dongkol banget saya unfriend, bahkan bisa saya block, hehehe. Dan jumlah orang yang saya unfriend dan saya block itu banyak. Berarti penyakit hati saya udah parah dong T_T

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s