Diblock(?)


Saya baru sadar kalau ternyata saya diblock oleh seseorang di whatsapp.

Seumur-umur saya belom pernah diblock oleh siapapun di aplikasi apapun. Juga di media sosial tentunya. Bahkan mantan saya jaman dulu juga nggak pernah saya block dan nge-block saya deh kayanya.. Hihihi.. :mrgreen:

Saya nggak sebenci itu sama mereka sampai harus ngeblokir mereka dari kehidupan saya, meski mungkin mereka pernah menyakiti hati saya di masa lalu. Saya tetap punya pemikiran bahwa setiap manusia tidak bisa lepas dari manusia yang lain. Mungkin saja hari ini kita benci banget sama seseorang, bisa jadi esok hari ganti jadi cinta. Hari ini gak butuh, bisa jadi suatu hari saya butuh pertolongan dia. Ini berlaku untuk siapa aja lho. Dan roda kehidupan akan selalu berputar. Itu aja sih.

Jadi kalau sekarang ada yang ngeblok saya, jadi lucu deh rasanya. Apa saya semenyebalkan itu? Membuat seseorang enggan berkomunikasi lagi dengan saya sampai kapan pun? Hmmm… Mungkin.. :mrgreen:

Sebuah tanya pun terlintas di kepala saya.

Apa sih manfaat tombol BLOCK itu sebenarnya?

Serius deh saya nanyanya.

Untuk meng-cut seseorang yang sangat mengganggu?

Untuk melindungi privasi kita dari orang yang tidak diinginkan?

Kalau di sebuah page seorang penulis beberapa waktu yang lalu saya pernah nih denger tentang insiden diblokir berjamaah. Tapi dari beberapa komentar mereka saya dapat kesimpulan kalau mereka diblokir karena punya pendapat menyimpang dari si pemilik page. Atau bisa jadi mereka berdebat kusir di sana sementara si pemilik akun sudah mewanti-wanti sejak awal kalau page-nya bukan tempat debat kusir dan adu pendapat.

Well, kalau gini saya mudeng. Saya tahu alasan dibalik tindakan blokir tadi. Bahwa mereka diblok karena mereka melanggar peraturan.

Lha kalau kasus saya sekarang ini, saya masih bertanya-tanya. Salah saya apa ya sampai saya harus diblokir??

Pertanyaan yang akan selalu menjadi misteri sepertinya. Nanya sama rumput yang bergoyang juga nggak akan dapat jawaban kan? Apalagi nanya sama yang bersangkutan. Malu ah. Kaya nggak tahu diri aja. Udah diblokir ngeyel minta penjelasan.

Hahaha.. 😆

Oya, kalau teman-teman pernah nggak ngeblok seseorang? Atau mungkin senasib sama saya. Juga punya pengalaman diblok oleh seseorang? Sama siapa dan kira-kira apa alasannya? Atau sudah dapat penjelasan dari yang bersangkutan kalau diblok.. Hehehe

Share yuuk.. biar saya nggak ngerasa sendirian nih..!

Ditunggu yaa ceritanya…

 

Hatur nuhun…

Iklan

14 pemikiran pada “Diblock(?)

    1. Saya juga pernah ngeblok, tapi waktu itu karena dia nyebarin link porno.. Hahaha… 😀

      Tapi dikasih penjelasan dulu kan sebelum ngeblok?
      Kalau nggak, kasihan orangnya, kehilangan arah.. *halagh curcol :mrgreen:

  1. saya juga pernah ngeblock… ya karena ngerasa keganggu aja.

    kalau diblock nggak tahu…. kalau di cerita mbak… ya bisa jadi tombol itu tidak sengaja dipencet…. bisa jadi nomor itu skarang ada di milik orang lain dan orang lain itu bngeblock semua daftar yg ada… 😀

    1. Ah ya.. Bisa jadi sebenarnya ya Pak. Terima kasih atas pencerahannya.. 🙂

      Tapi kemarin sempat nanya sih sama teman saya yang lain (yang nggak diblock), kayanya no-nya masih aktif kok. Mungkin memang sayanya ngeselin dan mengganggu kali ya Pak? Hehehe

      1. kalau begitu alasan yang pas…. mungkin ada ada alasan yang kita nggak tahu. kalau islam seh mengajarkan untuk mencari uzdur (halangan) atau penyebab seseorang berbuat begitu tetapi yang baik-baik 😀

  2. Saya jg diblock! Awalnya dicuekin gak jelas. gak tahu jg aku salah apa.kusindir. eh diblock! Malah ambil positivenya bs nulis. jd topik pertama tulisan. ngrumangsani.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s