Belanja Nggak Pakai Susah


“Hai Bee, apa kabar? Tinggal di mana sekarang?”

Sebuah sapaan dari sahabat lama saya terima melalui media chatting whatsapp, ketika kami berhubungan kembali setelah sekian lama tidak berjumpa selepas lulus kuliah.

Setelah saling bersapa dan menanyakan kabar, saya pun menjawab pertanyaan sahabat tadi bahwa kini saya tinggal dan menetap di tanah kelahiran suami saya, Bandung.  Mengetahui bahwa kota Bandung adalah tempat tinggal saya saat ini, teman saya memberikan komentarnya.

“Enak ya tinggal di Bandung. Bisa belanja-belanja terus.”

Sepertinya pendapat teman saya ini ada benarnya juga. Selama ini, tidak hanya ucapan sahabat saya tadi saja yang menghubungkan kota Bandung dengan kegemaran belanja. Dan sudah menjadi rahasia umum, bahwa Bandung yang dikenal sebagai kota kembang kini juga mulai dikenal sebagai surga belanja dan kuliner.

Melalui promosi baik di media cetak maupun televisi, keindahan dan daya tarik kota Bandung sebagai tempat wisata, kini bertambah dan merambah juga melalui wisata belanjanya, seperti baju, celana, tas, aksesoris, dan tak ketinggalan juga kulinernya. Sebut saja makanan yang anda inginkan. Batagor, siomay, mie kocok, lontong kari, es krim goreng, cilok, cimol, bolu bakar, dan masih banyak lagi.

Siapa di antara teman-teman yang tidak mengenal Cibaduyut dan Cihampelas? Atau Lembang?

Mungkin hampir semuanya mengenal lokasi wisata sekaligus tempat belanja dan kuliner yang saya sebutkan tadi. Untuk yang belum mengenalnya, Insya Allah nanti di postingan lain akan saya tulis tentang ini ya.. 🙂

Bicara masalah belanja, sebenarnya saya nggak terlalu suka belanja #pencitraan. Hehe.. Ya, bagian nggak sukanya tentu bagian membayarnya kan? *eh?

Tapi kalau cuma milih barang-barang dan nggak usah mikir membayarnya alias dibayarin, siapa yang mau nolak? :mrgreen:

Hahaha… 😆

Maka, ketika tawaran membeli baju untuk anak-anak -dan ibunya tentu saja :mrgreen: -, datang dari  Aa suami, tentu saja saya tidak melewatkannya. Akhirnya sebelum suami berubah pikiran, dengan membawa duo krucil saya yang mulai beranjak gede, berangkatlah saya membeli baju untuk kami bertiga.

Sebenarnya ada beberapa alternatif tempat belanja di kota Bandung. Antara lain di Jl. Riau yang dikenal dengan lokasi factory outlet-nya, atau Jl. Cihampelas yang dulu waktu saya masih SMP beken dengan koleksi jeansnya (sekarang juga masih sih, dan ditambah lagi sekarang ada Ciwalk-nya) atau beberapa tempat lain seperti King Shopping Center dan beberapa mall lain seperti BIP, IP, BSM dan masih banyak lagi.

Dan kali ini pilihan saya jatuh ke Pasar Baru Trade Center, Bandung. Bukan tanpa alasan saya memilih ke sana. Selain karena memang Pasar Baru adalah salah satu pusat belanja yang terkenal dan cukup lengkap di Bandung, lokasinya cukup dekat dengan tempat tinggal saya. Mau mencari barang apa saja, di sana pasti ada. Baju anak, dewasa, remaja, baju muslim, seragam sekolah, kerudung dan jilbab? Sebut saja. Insya Allah semua ada dengan harga terjangkau namun kualitasnya juga bagus. Kabarnya, beberapa wisatawan pedagang dari Malaysia juga membeli baju-baju muslim di sini untuk kemudian dijual lagi di negaranya. Tuh kan.. Boleh sedikit bangga dong ya kalau Bandung adalah salah satu pusat mode yang terkenal tidak hanya di negeri sendiri, tapi juga sampai ke negeri tetangga.. 😀

Oya, balik lagi ke acara belanja saya bareng si duo krucil ya.. Jadi, setelah kami muter-muter beberapa toko yang menjual baju anak, melewati trotoar yang dipenuhi penjual kaki lima yang juga menjajakan barang yang bikin mata berbinar-binar (dan akhirnya saya juga membeli dua taplak meja unyu warna ungu.. :mrgreen: ), kami pun memutuskan untuk pulang saja. Hehe..

Acara belanja baju yang seharusnya untuk ibu dan anak, akhirnya cuma dapat baju yang buat anaknya aja deh.. Bukan.. bukan karena duitnya kurang *lospokus*, tapi ternyata pergi dengan dua anak balita itu cukup menguras energi ya. Niatnya jalan-jalan eh jadinya gendong-gendongan.. :mrgreen:

Belum lagi rencana awal mau naik angkot sambil jalan-jalan santai akhirnya terpaksa becak-becakan. Mau beli murah meriah tekor juga ama biaya transport-nya ya? Hihihi..

Ya sudahlah, yang penting anak-anak dan ibunya senang. Itung-itung sekalian jalan-jalan dan rekreasi kan? 😀

Kalau anak-anaknya udah dapat barang yang dicari, trus buat ibunya gimana?

Nah.. ini kabar bagusnya. Pas ngobrol-ngobrol sama seorang teman melalui inbox FB, baru deh saya dapat kabar. Ternyata Zalora lagi ada penawaran khusus baju dan perlengkapan busana edisi khusus Idul Adha. Dan bedanya belanja online di zalora dengan olshop lain selain koleksi busananya yang cukup beragam, adalah layanan GRATIS ONGKIR ke seluruh Indonesia!

Buat saya yang pergi kemana-mana harus sepaket sama anak-anak, sepertinya kemudahan membeli barang lewat online patut diperhitungkan. Selain tidak perlu memikirkan keribetan ke sana ke mari membawa anak-anak yang gampang capek kalau jalan-jalan sehingga harus digendong, atau kalau kebetulan pasar rame bisa kecepit di antara pengunjung yang membludak dan resiko anak terlepas dari genggaman dan pandangan (Naudzubillah), melalui olshop saya bisa cuci mata lebih mudah melalui layar monitor laptop. Dan sebelum membeli pun saya bisa sekalian nanya ke bapaknya anak-anak juga kan dan meminta pendapatnya tentang barang-barang yang saya pilih.

Lain kali saya coba beli baju lewat Zalora ah. Siapa tahu ada yang cocok.. Hehe..

When you going to supermarket..
Solusi belanja ke supermarket bareng anak-anak, dua-duanya masuk trolley.. :mrgreen:
Iklan

7 pemikiran pada “Belanja Nggak Pakai Susah

  1. iya belanja onlen emang ga ribet.. bisa pilih pilih tanpa kaki pegel..
    saya pernah sekali beli baju onlen, kegedean dikit tp suamiku bilang cakep pas pake baju itu.. gamis kaos..
    qiqiqi.. jd pengen lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s