Langkah-langkah Menjadi FF-ers Sejati.


Tadi pagi, saya mendapat komentar kalau saya terobsesi FF. Saya nggak marah. Cuma ngikik aja. Ah masa iya saya begitu? Pikir saya. Karena kalau menurut saya.

Saya nggak terobsesi FF (Flash Fiction) kok. Saya hanya pencinta FF garis keras.

Apa bedanya?

Ya beda.

Kalau mencintai, itu tandanya saya suka. Saya memang mencintai menulis sekaligus membaca tulisan FF.

Kalau terobsesi? Kadar kecintaannya jadi nge-blur.

Yuk kita bandingin.

Pengertian mencintai itu menaruh kasih sayang kepada —

Kalau obsesi gangguan jiwa berupa pikiran yang selalu menggoda seseorang dan sangat sukar dihilangkan.

Udah tahu bedanya kan ya?

Saya menulis karena saya suka. Saya menikmati setiap kata yang saya tulis. Setiap ide yang saya wujudkan menjadi sebuah cerita.

Iya. Saya menuliskannya dari hati. Bukan semata obsesi. :mrgreen:

Seperti yang sudah saya sampaikan berulang kali, salah satunya di sini. Bahwa minat kita mungkin beda. Penghayatan kita terhadap sesuatu itu juga nggak (pernah) sama. Dan perbedaan (minat) itu ada untuk saling melengkapi. Bukan untuk menghindar dan saling membenci. Jadi…

Inilah saya. Saya suka membaca dan membuat cerita flash fiction. Mungkin ini salah satu hal yang nggak asyik untuk anda, tapi jadi sangat mengasyikkan bagi saya.

Eh tujuan saya nulis ini sebenarnya bukan curhat loh, tapi untuk mengajak temen-temen semua yang sudah tertarik pada flash fiction, untuk bisa menjadi seorang FF-ers sejati. *uhuk.. 😀

Disimak ya. Tips kaya gini jarang loh… *halagh.. 😀

Langkah-langkah Menjadi FF-ers Sejati.

1. Kenali dulu. Apa sih FF atau Flash Fiction itu?

Untuk lebih jelasnya. Ke wikipedia ya! Nih saya kasih kutipannya.

Flash fiction adalah karya fiksi yang sangat singkat, bahkan lebih ringkas daripada cerita pendek. Walaupun tidak ada ukuran jelas tentang berapa ukuran maksimal sebuah flash fiction, umumnya karya ini lebih pendek dari 1000 atau 2000 kata. Rata-rata flash fiction memiliki antara 250 dan 1000 kata. (Sebagai perbandingan, ukuran cerita pendek berkisar antara 2.000 dan 20.000 kata. Rata-rata panjangnya antara 3.000 dan 10.000 kata).

Nah yang ini saya dapat dari BeraniCerita

Flash Fiction merupakan fiksi singkat yang kurang dari 1000 kata (dalam tantangan ini dibatasi 500 kata). Flash Fiction memiliki twisted ending, akhir cerita yang tidak disangka-sangka. Flash Fiction muncul dari ide sederhana dan minim deskripsi. Deskripsi lebih disiratkan pada dialog atau pesan dari cerita.

Udah mudeng bin ngerti kan? Berarti sekarang masuk ke tahap ke dua.

2. Memiliki minat dan suka pada FF

Caranya tahu gimana? Coba baca  salah satu tulisan FF. Anda suka nggak? Terhibur nggak? Merasa gemes gak dan apakah setelahnya anda mengejar membaca cerita sejenisnya atau berhenti pada kalimat “Ealah ngene thok. Gak seru blas!” (Eh ternyata cuma gini doang, gak seru sama sekali).

Kalau demikian adanya, maka.. Berhentilah. Kalau anda sudah nggak minat, ya jangan dipaksakan. Karena sebuah keterpaksaan akan menghasilkan sesuatu yang nggak maksimal *ngomong opo iki? 😀

Tapi kalau kesan anda adalah “Ih kacau! Seru.. Sukaaa..!”

Maka, anda sudah berada di jalan yang benar.. 🙂

3. Belajar pada tempatnya.

Cara paling mudah ya gabung di grup yang khusus membahas dan mendiskusikan tentang FF.

Emang ada? Ya ada dong! Namana MFF. Monday Flash Fiction. Sebuah tempat untuk berfoya-foya para FlashFiction Lovers, dan penulis pada umumnya.

Ssst.. grup ini rahasia. Jadi harus diapprove dulu sama mba miminnya untuk bisa gabung. Ini semata supaya lebih jelas dan terarah bahwa yang ikutan emang serius mau belajar bersama. Tenang aja. Nggak harus udah bikin FF aja kok yang dibolehkan gabung. Penikmat dan pembaca juga boleh. Dan di sini, ilmu FF dan ketatabahasaan dibagikan gratis.

Setiap hari Senin jadi lebih berwarna. Ada MFF dan prompt baru yang menantang imajinasi kita untuk membuat sebuah tulisan FF baru. Ada tertantang untuk bergabung? Yuuk.. bareng saya!


INI PENTING
:

Buat yang udah rikues supaya di-approve mba mimin, coba cek di others, mungkin keselip di situ. Atau kalian akan diinbox (FB) nya untuk konfirmasi. Hayooo cepetan dicek inbox-nya ya… 🙂

4. Tantang diri anda dan mulai menulis FF

Iya. Kalau sudah membaca, tentunya pengen juga menulis kan? Tuangkan saja ide di kepala anda. Tulis di blog dan publish. Lalu share di Mr Linky supaya makin banyak yang datang berkunjung.

5. Persiapkan mental anda

Ketika anda mulai mem-publish cerita di blog dan share di Mr. Linky. Itu sama artinya anda siap atas segala komentar. Baik kritikan manis, bagus ataupun kritikan pedas yang tak jarang meruntuhkan dan merontokkan semua hasrat menulis kita.

Dan tulisan ini semoga membantu anda.

Komentar Pedas, bagian dari tantangan menulis FF.

Dikritik dan Mengkritik: Siapkah?

6. Nulis.. nulis.. nulis..

Anda sudah tahan dengan komentar pedas? Bagus.

Komentar pedas justru mendorong anda menulis dan menulis? MANTEB..! 😀

7. Rutin ikutan nulis FF

Awali minggu anda dengan ikutan prompt MondayFlashFiction yang dilempar setiap hari Senin.

Kalau anda sudah terbiasa dan rutin. Maka sekarang harus ditambah lagi. Ikut tantangan BeraniCerita. Setiap hari Kamis akan dilempar prompt baru.

Apa itu Berani Cerita?

Keterangan lebih jelasnya mampir di sini ya.. 🙂

Beda MFF dan BeraniCerita apa?

Kalau di BeraniCerita kita nggak harus jadi anggota apa-apa untuk ikutan. Dan tiap minggu akan dipilih 3 cerita terbaik yang boleh membawa pulang banner. Tuh seru kan?

Seru doong!

Selain itu, saya juga menantang teman-teman untuk menghalau writer’s block dengan ikutan tantangan membuat DUA FF dalam waktu 1 jam!

Berani?

Berani doong..

Ikutin tantangannya di FF 2 in 1 setiap Rabu malam jam 21.00 sd 22.00 di FB-nya nulisbuku. Nah kalau ini, pemenangnya dapat hadiah buku. Yang diumumin pemenangnya setiap hari Kamis jam 21.00.

Gimana? Seru kan ya?

Kalau saya pribadi, menulis itu karena saya suka. Saya cinta dan saya menikmatinya. It was fun. Yes, it is.. 🙂

Kalau sudah mulai tidak menyenangkan, mungkin ada yang salah dari niatnya. Berhenti saja dulu. Rehat dulu..

Itu kalau saya.

Tapi menulis FF, menjadi challenger dari setiap prompt yang dilempar, adalah salah satu cara saya untuk menghalau writer’s block.

Oh ya, satu lagi yang harus diingat:

“Sebab hadiah hanyalah sekedar bonus, sedangkan kemenangan sesungguhnya adalah saat bisa mengalahkan kemalasan diri sendiri untuk menulis.” (NulisBuku.com)

banjir kiriman
hadiah cuma bonus, tapi dapet hadiah juga gak nolak.. *eh? 😀

Inilah sharing saya tentang Tahapan Menjadi FF-ers Sejati.

Semoga bermanfaat ya.. 🙂

400147_2962886870415_331616880_n

Sekian dan terima kiriman black forest. 😆

Eh iya, ada yang mau menambahkan?

Share yuuk!

Iklan

28 pemikiran pada “Langkah-langkah Menjadi FF-ers Sejati.

    1. Yang kiri itu hadiah dari FF 2 in 1 (nulis buku). Yang tengah hadiah dari GA Berani Cerita, yang kanan GA salah seorang sahabat.

      Hadiah BeraniCerita belom dateng. Ntar diposting lagi ya.. 😀

  1. kadang ada satu masa dimana saya begitu malaaasss banget untuk ber-social-media, nyentuh lappy dan menulis T_T kalo udah terserang virus itu, saya bener-bener berhenti. Kek terjadi belakangan ini, 4 hari saya gag nyentuh fb,twitter,blog,lappy. Setelah balik lagi, ada ide untuk nulis 😀 *curcol* janganlah ikut aliran saya…sesaat heheheh

    tips-tipsnya pengalaman pribadi yah mbak ^.^ bagus, sukaaaa
    Point 6 itu, bener dah, karena berani nulis, berani terima maichi level 10 😀 dan jadi bebal…horeeee heheheh

  2. asmie jadi penikmat dulu deeh… belum ada kemampuan di FF ntar malah “kacau” ceritanya, jadi pembaca setiamu dulu ya…
    well yo pasti banyak kiriman hadiah padamu tho, wong memang keren2 cerita nya.. kok bisa ya? aih aih bikin iri aja hehehe
    keep writing jeung…

    1. Guayaaa… 😀

      Padahal cerminnya baru aja menang.. 🙂

      Dan mba Na selalu jadi komentator ulung. Aku sukaa komenmuu.. Sesuatu yang terlewat olehku tertangkap olehmu. Bener-bener deh.. Kerenn.. 😀

      Makasiih yaaa.. 😀

  3. ealaaahh itu foto anakmu, to? wkwkkwkw udah serius2 baca, endingnya nongol foto lucuuu bin ngegemesyiiiiinn.. jadi berasa dia yg lagi cerita di blog. wkwkwkkwkwkk 😀

  4. nulis FF itu nagih, Mbak…

    kalau tidak kebentur urusan kantor, dll. mungkin saya juga menelurkan banyak FF amatiran.. hehe..

    di awal nulis FF, saya semangat banget bahkan bisa 3 FF dalam sehari… berhubung sekarang lagi mempokuskan diri ke hal lain.. Jadina cuti berFF dulu… hehe..

    cinta dan obsesi emang beda!! saya cinta FF 😛

  5. aku tahu siapa yang bilang! *ssttt… ups*

    Memang salah satu cara menghalau writer’s block adalah terus menggali ide. dan salah satu bantuan untuk mendapatkan ide adalah ikutan prompt. dan lagi, untuk membuat tulisan kita enak dibaca dan jalan cerita logis, ya kudu sering-sering nulis. kaya mbak rini ini, gan! recommended!
    *bahasa kaskus* *nyengir*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s