Home alone


Saya sendirian di rumah.

Iya. Bener-bener sendirian. Si dede dan si kakak ikut neneknya (ibu mertua saya, ibunya suami) ke rumah adik sepupu mamah (panggilan kami untuk ibu mertua).

Jalan-jalan katanya.

Saya nyoba nggak ikutan. Biasanya sih ikut.. :mrgreen:

Dan ajaibnya si dede nggak pa pa. Baguslah. Biar anak-anak saya mandiri.

Kalau si kakak, ini sudah yang ke sekian kalinya dia ikut nenek jalan-jalan. Saya pesan pada si kakak, supaya menjaga adiknya dan jangan berantem di jalan.

Dia mengangguk mantap.

Bismillah.

Semoga semua lancar dan anak-anak pulang dengan senyum tersungging di wajahnya. Bukan air mata sedih. Hehehe

 

Lha kalau sendirian di rumah, saya ngapain??

 

Heloo…?! Emak-emak itu kelihatannya aja pengangguran. Tapi percaya deh. Perempuan rumah tangga itu nggak pernah abis kerjaannya.. Cuma, waktunya aja yang bisa disesuaikan.. πŸ˜€

Disesuaikan dengan situasi dan kondisi.. :mrgreen: πŸ˜†

Yup.

 

I’m home alone.

 

How about you?

 

Iklan

3 pemikiran pada “Home alone

  1. klo lia, pas lagi ada jav, suka banyaaak kerjaan yg pengen dkerjain tanpa gangguan jav..
    tapi giliran jav main sama kakek-neneknya, malah bingung apa yg mau dkerjain πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s