Seribu hari


Sandrina meremas-remas jemarinya. Jantungnya berdegup kencang. Diliriknya jam di pergelangan tangannya, tepat saat kereta menepi di stasiun Jatinegara. Saatnya menemui mas Bayu.

Ditekannya ponsel dan menghubungi seseorang di sana.

“Tunggu aku ya, Dek. Masih kena macet, nih..”

Sandrina berusaha menenangkan diri. Dikeluarkannya novel dari dalam tas selempangnya, mencoba menahan debar jantung yang kian tak menentu. Namun ia tak dapat berkonsentrasi sama sekali. Dan sebuah tepukan di pundaknya menandakan kehadiran Bayu.

Sandrina merasa waktu berhenti berputar.

Wajah itu.

***

“Sudah lama ya?”

“Lumayan. Sejak aku telepon tadi.”

“Berangkat sekarang?”

“Oke.”

Bayu membawakan tas tangan Sandrina. Dan setelah keduanya berada di dalam mobil, percakapan pun berlangsung.

“Dari Bandung tadi jam berapa?”

“Jam tujuh.”

“Cepat juga ya? Apa kabar?”

“Baik.”

“Bapak / ibu sehat?”

“Alhamdulillah.”

“Sudah lama ya. Hampir tiga tahun? Atau empat tahun?”

Sandrina mengangguk.

“Seribu hari,” jawabnya.

“Oooh.. Jadi itu alasanmu?”

“Salah satunya.”

Dan dua puluh menit kemudian, mobilpun menepi.

“Kita sudah sampai.”

***

Ditatapnya wajah Bayu. Wajah yang sama yang selalu dirindukan Sandrina. Wajah yang membuatnya bahagia sekaligus menahan kesedihan yang mendalam. Bayu menggenggam jemari Sandrina.

Memberikan kekuatan.

Di atas gundukan tanah bertabur bunga, Sandrina mengangkat tangan dan berdoa. Di atas pembaringan Bagas, saudara kembar Bayu. Bagas yang sangat dicintai Sandrina.ย Bagas yang telah pergi untuk selama-lamanya.

“Aku masih merindukanmu, Bagas. Meski seribu hari telah kulalui tanpamu.”

 

-selesai-

 

“Distance means so little when someone means so much.”

Iklan

9 pemikiran pada “Seribu hari

  1. Endingnya bagus. Sangat pantas menjadi pemenang fiksi mini nulisbuku. Selamat!
    Setelah membaca fiksi ini, saya sepertinya akan sering mampir. Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s