Kekal – remake


Rim berlari-lari kecil di depan pekarangan rumah Net. Sesekali ia tersenyum dan terkikik. Sendirian. Tidak jelas alasan apa yang membuatnya terkikik seperti itu. Namun itu tak berlangsung lama, karena sebentar terkikik, sedetik kemudian bisa saja ia jadi cemberut, menangis bahkan mengamuk-ngamuk tanpa sebab.

Tak jauh dari posisinya, kepala Net menyembul dari balik rerimbunan melati, menatap heran ke arahnya.

“Ngapain kamu di sini, Rim? Apa itu?” selidik Net tatkala melihat bungkusan sebesar guling kecil dalam pelukan Rim.

“Astaghfirullah… Bayyii..? Itu mayat bayii..?” Net tercekat. Mbah Mis di sebelahnya ikut terkaget-kaget.

“Inna lillah! Bayi? Bayi apa? Kapan lahirnya kok tiba-tiba sudah ada jenazahnya? Kapan Rim hamil?” Mbah Mis memberondong Net dengan pertanyaan-pertanyaan yang tiba-tiba memberondong kepalanya.

Rim lari menghindar, masuk ke dalam rumah, sementara Net dan mbah Mis mengejarnya untuk minta penjelasan. Belum sempat mereka mengejar, warga desa sudah mulai berdatangan. Mengepung rumah Net.

“Hoi, Mbah Dukun! Suruh orang gila itu keluar dan menyerahkan bayinya!” teriak Kepala Desa dari luar.

“Bakar saja rumahnya!” teriak salah satu warga.

“Bakar! Bakar!”

Rim panik dan menyambar pisau di atas meja, mengacung-acungkannya pada siapapun yang berusaha mendekat. Kalap ditusukkannya pisau itu ke tubuh Net lalu mengarahkannya kembali pada tubuhnya sendiri. Net merintih tertahan meminta pertolongan. Namun suaranya tertelan teriakan warga dan suara api membakar habis rumahnya.

Sekelebat bayangan kelabu menyambar mayat bayi dalam gendongan Rim lalu membawanya pergi dan menghilang dalam kobaran api yang menyala-nyala. Perlahan rumah itu pun habis dilalap api.

***

383225_2487496782320_393033496_n

Mereka mengira aku mati dalam kobaran api. Padahal api adalah rumahku. Selama masih ada mayat bayi untuk dimakan dan melati sebagai lalapannya, aku akan tetap hidup.

Mbah Mis menggigit potongan paha setengah matang di tangan kanannya. Paha kanan bayi yang dirampasnya dari gendongan Rim.

-selesai-

281/500

 

PS: Ini tulisan remake saya atas hasil karya mba Isti.

Silakan lihat versi aslinya di sini ya.. 🙂

 

Iklan

10 pemikiran pada “Kekal – remake

  1. wohoooo keren, maaaak. yang ini diceritain Netnya dibunuh. Jadi blebih jelas. punyaku ngga, wkwkkwkwkw
    enak ya cerita kita diremake sama orang lain. jadi bisa tau mana kekurangan cerita kita di mata pembaca.
    Nice, mak 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s