#Postcardfiction: Kopi Tubruk (Dark Theme)


KOPI TUBRUK (DARK THEME)

kopi tubruk
doc. pribadi
KOPI TUBRUK - dark themes
Scan postcard 2 – Kopi Tubruk – rinibee (Dark Theme)

KOPI TUBRUK” by rinibee

 

Papa dan kakek punya chemistry dengan kopi. Setiap sore selalu ada dua cangkir kopi tubruk di atas meja. Sepeninggal kakek, papa jadi terlihat muram. Ah, seandainya ada yang bisa kulakukan.
“Kapan aku boleh menemui orang tuamu?” pinta Lutfi, kekasihku. Dan sore itu kuberanikan diri mengajaknya untuk menemui papa.

Lima tahun kemudian.

Dua kopi tubruk terhidang di atas meja. Dua pria tampan duduk berhadapan. Aku seakan terbawa jauh ke putaran masa lalu, saat papa bercengkerama dengan kakek. Kini, kulihat lagi binar bahagia di kedua mata papa. Sampai kini Lutfi masih setia menemani papa menikmati sore dengan secangkir kopi tubruknya, meski kami tak lagi bersama.

Seorang perempuan menghampiri keduanya. Mencium hormat tangan papa lalu bergelayut manja pada lengan kekar Lutfi. Ya, Dara adikkulah yang akhirnya menikahi Lutfi. Sedang aku?

Terkunci dalam kamar berterali besi dengan pasung mengikat kedua kakiku. Kata orang, aku kehilangan kewarasanku, setelah aku mengamuk dan melemparkan secangkir kopi tubruk panas pada Dara saat memergokinya berciuman dengan Lutfi.

-selesai-

Iklan

4 pemikiran pada “#Postcardfiction: Kopi Tubruk (Dark Theme)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s