Nyapu


Kata orang tua jaman dulu punya anak perempuan itu rejeki. Eh bukan maksudnya kalau punya anak laki-laki nggak rejeki lho ya? Ini lebih karena sifat ‘pengertian’nya si anak perempuan. Anak perempuan lebih sayang dan pengertian sama kerjaan emaknya yang seabreg, suka membantu bahkan tanpa diminta sekalipun (aamiin.. :D).

Nggak percaya?

Saya punya dua anak perempuan. Dan mereka dengan senang hati membantu pekerjaan saya. Ini buktinya.. 😀

2013-02-22-1495
sapu kamar yuuk
2013-02-22-1496
sama sapunya pun tinggian sapu.. 😆
2013-02-22-1497
“kakak bantuin ya, dek.. :)”
Untitled8
Duet maut :mrgreen:
2013-02-22-1503
Dengan kekuatan sapuuu… :mrgreen:
2013-02-22-1505
Ade mulai iseng.. 😐

Sementara kakaknya serius si dede mulai kumat isengnya.. 😆 :mrgreen:

2013-02-22-1507
Jadi sapu terbang…. 😆

Dan akhirnya.. Sapunya pun berubah jadi sapu terbang.. 😀

Inilah kegiatan kami setiap hari.. Saling tolong menolong.. Bekerja sesuai tugasnya masing-masing.. *uhukk :P*

Anaknya nyapu, emaknya foto-foto.. 😆

Apa kegiatanmu hari ini, teman?

Iklan

16 pemikiran pada “Nyapu

  1. di keluarga besarku, yg gak punya anak laki2 cm papaku doang, trus aku jd sedih deh… jd kepala keluarga yg anggotanya cewek semua kan berat, dan papaku yg dpt tanggung jwb itu, berarti diantara bapak2 yg lain, papaku yg paling kuat kan?

    *ini curcol apa bukan ya?*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s