Doraemon dan Spongebop


Dua anak saya lagi nodong minta digambarin DORAEMON dan SPONGEBOP. DORAEMON untuk si dede. SPONGEBOP untuk si kakak. Dan dua anak saya ini nggak peduli sama sekali kalau nilai pelajaran menggambar emaknya jaman sekolah dulu selalu jelek. Mereka juga ngga mau tahu kalau selama pelajaran menggambar saya lama-lamain aja nggambarnya supaya boleh dibawa pulang dan digambarin pakdhe-nya. *ups.. πŸ˜†

Ini aib padahal ya? 😐

Nah sekarang, saya nggak bias lari. Jadi harus dihadapi. 😐

Okay, sebelum semakin lebay, inilah hasil gambaran saya.

sekettch
Bagusan gambar anak TK ya? 😐

Itu sketsa di buku tulis saya.

Trus setelahnya saya gambar di kertas HVS.. πŸ˜€

 

JENG.. JENG..

doraemon ba

Untitled

Lumayan kaaan?

Ini kegiatan saya selama jadi pengangguran perempuan rumah tangga. Kalau kamu, ngapain aja?

Share yuuk!

Oya, pesan moral curcolΒ cerita saya ini adalah:

Jangan bilang nggak bisa (menggambar) dulu sebelum mencoba. Karena kalau sudah dicoba, apapun hasilnya yang penting kita sudah melakukan yang terbaik. Dan ternyata, hasil kerjaan (menggambar) sendiri itu lebih memuaskan. Dan yang penting melihat senyum di wajah anak-anakΒ  itu menyenangkan.. πŸ™‚

Iklan

20 pemikiran pada “Doraemon dan Spongebop

  1. ah aku paling sk ngelesnya kl disuruh gambar πŸ˜€

    “tunggu abi yaaa..” ato “sama kakak(nadia)aja yg gambarnya bagus..”

    *lanjut ngerjain yg lain* πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s