In love


wpid-jigana-mah-cinta.jpg

Laki-laki itu mengikutiku terus. Entah apa yang dicarinya. Sungguh. Terkadang aku berharap ada laki-laki spesial yang menemaniku pulang kuliah. Supaya aku merasa aman. Nggak ketakutan seperti ini.

Laki-laki aneh itu berjalan mencurigakan di belakangku. Tetiba aku teringat cerita-cerita kakak-kakak kelasku tentang lelaki misterius yang punya hobby aneh. Memperlihatkan maaf, barang pribadinya pada gadis-gadis yang berjalan sendirian. Pria exhibitionist.

Pria kelainan jiwa.

Hii..

Aku bergidik dan segera mempercepat langkahku. Menghindari si lelaki aneh di belakangku. Aku berjalan semakin cepat dan lelaku itu mempercepat langkah-langkahnya. Aku memutar otak. Alangkah lebih baik kalau aku mampir di sebuah tempat alih-alih kembali ke kostku.

Aku tak mau ia tahu di mana tempat tinggalku!

Aku berjalan tergesa. Dan tak sadar sebuah lubang di jalan membuatku terjatuh. Aku terkilir. Antara sakit dan ketakutan.

Aku lebih mengkhawatirkan lelaki penguntit itu daripada kakiku yang terkilir. Ya Tuhan, tolong akuuu…

Dan tepat pada saat itu sebuah tangan terulur di depanku. Aku segera menyambutnya tanpa berpikir siapa orang tersebut. Aku hanya ingin segera bangkit dan berlari. Dan saat aku menyambut uluran tangannya, senyum itu menyapaku.

“Kamu nggak pa pa?” tanyanya.

Aku mengangguk. Seakan mengenal dengan baik wajah penolongku.

“Makasih ya.. ” dan aku segera teringat penguntit itu. Aku menoleh ke belakang dan tak kulihat lagi pria misterius itu.

“Kamu baik-baik saja?” ia mengulang pertanyaannya.

“Wajahmu pucat sekali. Kamu Sandra kan? Oh ya. Aku Rony. Kita sekelas di kelas Perkembangan,” ia memperkenalkan diri. Aku kaget karena ia mengenaliku. Segera kusambut uluran tangannya dan kami pun berbincang-bincang.

Aku melupakan kakiku yang terkilir. Juga melupakan lelaki misterius yang sebelumnya berjalan di belakangku. Yang ada dalam pikiranku kini hanyalah Rony. Ya. Rony. Lelaki yang selama ini hanya mampu kusimpan rapat-rapat di dalam hatiku.

Aku tak menyangka ia bahkan mengetahui namaku!

Aku senaaang sekali. Sepertinya, aku tak perlu khawatir lagi sekarang. Dan perasaan ini, semoga tidak bertepuk sebelah tangan.

Ya, Rony. Aku telah lama menaruh hati padamu. Dan hari ini, aku jatuh cinta lagi. Jatuh cinta padamu.

-selesai-

wpid-4322-romantis.jpg

Iklan

4 pemikiran pada “In love

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s