Galau


Patienceu

Saya mau mengakui dosa. 😀

Seharusnya sekarang saya ngedit tulisan dan menambahkan serta menambal di sisi sini atau sana lalu membaca ulang kata demi kata. Kalimat demi kalimat. Mencari persamaan kata, mencoba menggambarkan kejadian nyata dalam bentuk tulisan. Iya. Harusnya saya melakukan itu semua.

Tapi sungguh. Gara-gara episode ‘belagu’ kemarin. Tiba-tiba mood saya untuk mengerjakan sesuatu yang membutuhkan konsentrasi cukup tinggi tetiba menguap dengan cepat. *alasan 😛

Dan (lagi-lagi) terdamparlah saya di sini. Memainkan keyboard dengan hati riang dan menceritakan kisah galau saya hari ini meski saya tahu bahkan tak ada seorangpun yang peduli. 😀

Dan itu lebih menyenangkan buat saya hari ini. Iya. Besok-besok saya pasti akan mulai ngedit lagi. Menyelesaikan sesuatu yang tertunda cukup lama ini dan menyerahkannya pada you know who.. :D.

 

Jadi begini rasanya galau. Antara meneruskan atau berhenti di tempat. Berada pada dilema apakah tetap mencoba melakukan sesuatu yang tidak sesuai kata hati atau berhenti dan memilih kegiatan (hal) lain yang memang benar-benar ingin kita lakukan.

Menjalani keadaan dengan keterpaksaan atau jujur pada diri sendiri.

Dan hari ini saya galau.

 

😀

 

 

Iklan

4 pemikiran pada “Galau

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s