Mungkin ada yang nanya, padahal ngga ada.. šŸ˜€ gimana rasanya nulis dengan dua anak balita berkeliaran di sekeliling kita? Nah.. kalau lagi beruntung mereka bisa duduk manis tanpa mengganggu. Tapi ini jarang. Biasanya memanggil-manggil mau ini itu. Susu, teh, nonton barney, rebutan mainan. Tapi bisa juga mereka justru penasaran dan mulai mendekat lalu ‘mempelajari’ apa saja yang ada di dekat kita saat menulis. Mungkin bertanya-tanya juga. Kenapa kita betah berlama-lama di depan layar monitor? Dan dimulailah petualangan mereka pada benda segenggaman tangan orang dewasa, yang memiliki roda di tengah bagiannya dan berukuran lebih besar dari genggaman tangannya sendiri.

Mulailah ia mengeksplore apa itu mouse?

mouse

Lalu mulai menguasainya.. šŸ˜€

Image138
Nggak mau dilepas.. šŸ˜›

Itu tahapan awal. Nah kemudian dia mulai menapaki (halaaagh istilahnya :P) meja komputer dan mulai asyik bereksplorasi. Yang sebenarnya nggak ada hubungannya dengan komputer. Dia lebih tertarik dengan benda-benda lain di atas komputer.. šŸ˜€

reina how
Penampakan Reina dengan koin-koinnya.. šŸ˜€
Harus nangkring di situ ya, nduk? šŸ˜

Nah seperti inilah keadaannya. Semoga anda bisa memahami perasaan saya.. šŸ˜€

Nah.. Mungkin temen-temen punya saran bagaimana supaya saya bisa menulis dengan baik dalam kondisi seperti ini?

Ditunggu sarannya ya.. šŸ™‚

Iklan

4 pemikiran pada “Gimana coba?

    1. Hahaha.. Saya juga tadinya mau begitu. Cuma jadwal tidur saya sama reina & syifa sama. Jadi kadang-kadang harus nyolong-nyolong buat nulis. Itu juga kalau udah kepaksa banget.. šŸ˜›

      Misalnya mepet deadline.. šŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s