Di hari Minggu kemarin, bapaknya anak-anak ngajak jalan-jalan. Ini tumben-tumbenan. Soalnya kalo weekend, kita sebagai pemilik KTP Bandung paling males kalau jalan-jalan ke luar rumah. Udah rahasia umum kalau pas wiken weekend itu semua plat nomor kendaraan berubah dari D menjadi B. *nuduh.. :))

Ya.. Bandung yang digembar-gemborkan di media sebagai tempat wisata belanja dan kuliner jadi tempat yang dirasa paling cocok buat tempat ‘pelarian’ dari situasi ibukota yang katanya macet dan bikin tua di jalan.. :mrgreen:

Salah seorang kerabat yang kebetulan tinggal dan bekerja di Jakarta menggambarkan tempat kelahiran saya tersebut sebagai tempat yang terkadang bikin stress.

“Kalau ngga cari makan dan persiapan kawin, mungkin saya udah pindah kali dek..” (kalimatnya diganti dan dimodifikasi semena-mena menurut penerawangan Rinibee :D)

“Coba bayangkan! Aku berangkat sebelum matahari terbit dan nunggu pulang balik ke rumah pas matahari udah tenggelam. Bahkan setelah Isya!” (kalimatnya kurang lebih begitu, cuma saya ngga ingat gimana persisnya. Oh ya, saudara setanah air saya ini tinggalnya ngga di Jakarta, tapi deket-deket bukit. Nah untuk lokasi persisnya terpaksa saya ngga bisa ngasih tahu. Atas alasan pribadi.. *lebay :P)

Jadi kalau digambarkan dengan kalimat sederhana, hidup di Jakarta itu ibarat ‘tua di jalan’. Maksudnya sebagian besar waktunya habis di jalan. Ya apalagi kalau ngga menikmati terkena macet. Yang lagi-lagi katanya, kabarnya bisa sejam atau dua jam. Atau bahkan lebih. Duuuh stress bener ya. Kalau saya kaya gitu, mungkin udah turun di jalan trus naek becak.. *dikira naek angkot.. :))

Naah.. itu sebabnya banyak warga yang berdomisili di Jakarta (untuk kerja dan tinggal, meski saya ngga yakin ktp-nya Jakarta semua) pada saat liburan memilih untuk meluangkan waktu berlibur ke kota Bandung. Ya salah dua satunya untuk menikmati wisata belanja dan kuliner. Gitu katanya.

Tanpa mereka sadari, mereka cuma mindahin macet Jakarta untuk sementara waktu, ke kota Bandung. *curcol.. :mrgreen

Nah.. sebagai warga ber-KTP Bandung, saya malah menjauhi kawasan wisata belanja dan kuliner itu loh.. Serius deh. Saya ngga akan cari masalah nggak bisa pulang macet ke kawasan Dago atau Sukajadi atau Cihampelas (Ciwalk) di saat weekend. Biarlah saya ke sana di hari biasa aja. Nah alternatif pilihan saya jalan-jalan bareng anak saya ya ke Tegallega.

Apa itu Tegallega?

01
Tugu Bandung Lautan Api

Tegallega adalah nama daerah di sebelah selatan kota Bandung. Juga nama sebuah taman tempat berdirinya Tugu Bandung Lautan Api. Juga tempat ditanamnya bibit-bibit tanaman oleh para peserta KAA (Konferensi Asia Afrika). Nah, kalau di Surabaya, mirip-mirip sama kebun bibitlah. Nanti saya bahas kebun bibit di bagian lain postingan ya..

Nah, kenapa saya wisata ke sini? Karena selain murah meriah dan tinggal jalan doang, di sini saya sekalian ngajak anak-anak maen. Tempatnya yang luas cocok buat jalan-jalan kedua balita saya menyalurkan energi. Lari-larian mangga, jalan aja juga ga papa.

tegalega
Suasana Tegallega di pagi hari

Kalau hari libur (Sabtu – Minggu) juga banyak penjaja makanan dan barang murah meriah di sekitar taman. Ya.. semacam pasar kagetlah. Tapi saya ngga kaget-kaget amat karena tiap minggu sering ke sana, dan ngga ngagetin lagi karena udah rutin. *apasih.. 😀

Nah.. intinya, wisata maen ini lebih sehat. Karena jauh dari polusi, banyak tanaman dan ngga ngabisin uang bapak ibunya.. 😀

Pada beberapa kesempatan, di Tegallega juga sering diadakan pameran. Salah satunya pameran reptil. Nah.. pas pameran reptil inilah anak-anak saya semangat banget ngeliat bermacam-macam hewan yang dipamerkan. Seneng siih, meski saya sendiri agak-agak paranoid ngga nyaman pas mendekati kandang ular.. 😐

tegalega 2
Pameran Reptil – Bandung

Emang sih, kadang-kadang pas weekend, Tegallega juga jadi kawasan macet. Terutama kalau ada konser dangdut band-band ternama tanah air. Dan bahkan kabarnya acara “Bango Warisan Kuliner” juga pernah diadain di sana. Saya sih belom pernah dateng pas acara itu. Hehe..

Pengen sesekali jalan ke sana? Bolehlah.. Janjian aja. Siapa tahu kita ketemu di sana.. 😀

😀

Iklan

Satu pemikiran pada “Mingguu pagiii….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s