Oktober ceria


Hari blogger nasional kabarnya kemarin ya? Harusnya saya update blog itu kemaren. Ah sudahlah. Bagi saya setiap hari adalah hari nge-blog. Asal bisa meluangkan waktunya saja untuk menulisnya.. Hehe :mrgreen:

 

Banyak yang pengen saya tulis. Banyak yang ingin saya curahkan. Pun saya bagi untuk diceritakan. Tentunya untuk yang ingin mendengarkan (membaca blog saya, maksudnya).

Karena baru sempat menuliskannya sekarang. Maka, inilah cerita saya hari ini.

 

OKTOBER CERIA.

 

Memang benar lagu itu. Eh seharusnya September ceria ya? Biar sajalah. Saya yang menulis maka untuk hari ini judulnya Oktober Ceria saja.. πŸ™‚

 

Alhamdulillah. Bulan Oktober ini banyak hal indah terjadi dalam hidup saya.

1. Pertama. Setelah sekian lama saya menabung (jadi lama karena tabungannya ngga ngumpul-ngumpul karena selalu kalah dengan kebutuhan ini itu lainnya. –curcol), tentunya atas izin yang empunya uang, -bapaknya anak-anak- dan selalu saja gagal.. *halaaagh.. :mrgreen:

Tanpa saya duga-duga, tiba-tiba bapaknya anak-anak menawari saya demi melihat kondisi hp saya yang mati total tak berdaya dengan kondisi mengenaskan. Kulitnya (casing hp) melepuh dan badannya terkoyak. Terlepas antara tubuh (body) dengan jantungnya (battery). πŸ˜€

Pokoknya kondisinya byar pet. Mati total.

Selama ini agar tetap bisa eksis berkomunikasi dengan rekan, kerabat dan bapak-ibu-kakak saya di Surabaya, saya nunut di hp bapaknya anak-anak yang sengaja beli yang murah tapi bermanfaat dual sim. Dengan demikian saya tahu gimana perasaan Voldemort -you-know-who- selama ini. Bagaimana dia menuntut untuk memiliki tubuhnya sendiri meski harus hidup secara terkutuk. *lha kok malih medeni ngene yoo? (translit: lha kok jadi menakutkan begini ya?) 😐

Ah intinya. Saya senang sekali sekarang nomor saya bisa eksis lagi. Bisa bawa hp sendiri dengan nomor sendiri tanpa ge er dapet telpon ternyata bukan buat saya. *ealah.

ALHAMDULILLAH

 

Makasih suamiku sayang.. πŸ™‚

 

2. Kedua. Ada kabar gembira dari suami saya. Alhamdulillah, tahun ini kami bisa berkurban lagi. Dan tahun ini berkurbannya atas nama saya.. πŸ™‚

Alhamdulillah..

 

3. Ketiga. Ada reuni akbar di kampus saya. Ulang tahun Fakultas Psikologi Univ. Surabaya yang ke 30. Kebetulan berdekatan dengan Idul Adha. Pas saya cek tiket pesawat, ada promo dari airasia. Lalu saya cek tiketnya, dan saya minta izin sama suami saya. Dan bilang baik-baik tentang reuni, Idul Adha, tiket promo.. Lha kok ndilalahΒ boleh pulang kampuuung!

Senangnya hati saya. Meski perginya bertiga saja bareng neng Syifa dan Reina. Karena suami saya masih banyak kerjaan di kota kembang. Nda pa pa wis. Ndak mengurangi rasa syukur saya.. πŸ™‚

 

4. Yang berikutnya masih ada lagi sebenarnya. Tapi saya tunda ceritanya ya. Karena belum bisa saya bagi untuk saat ini.

 

Bagaimanapun juga, seperti tulisan saya sebelumnya. Bahwa rezeki itu tidak pernah tertukar. Alhamdulillah, rezeki indah untuk saya ini terjadi beruntun di bulan Oktober.. πŸ™‚

 

“Maka, nikmat Tuhan yang manakah yang kau distakan?” (Ar-Rahman)

 

***

 

Iklan

2 pemikiran pada “Oktober ceria

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s