Terkadang, cinta itu memang pedih..


“Sudahlah Ra.. Jangan menangis terus..” Dina menepuk pundakku. Aku menyeka air mataku. Malu juga sebenarnya. Setiap hari aku mengeluh padanya. Curhat ini itu sama Dina. Tentang siapa lagi kalau bukan tentang Damar. Damar. Ketua OSIS yang jadi idola di sekolah kami. Mantan pacar yang ketahuan selingkuh di depan mataku. Tepat di hari jadian kami yang kedua. Dua tahun.

“Aku benci Din.. Masa dia ngga bosan-bosannya nyakitin aku..” keluhku pada Dina.

Gadis manis berkaca mata oval itu hanya tersenyum. Senyum yang menenangkanku.

“Sudahlah, kamu ngga pantas nangisin lelaki seperti dia,” hiburnya. Tak lama teleponnya berdering. Dina mengangkatnya.

“Sorry ya.. aku lagi bareng Rara.. Dia lagi sedih,” bisik Dina pada seseorang di seberang sana. Tanpa aku tanya, aku tahu ia sedang berbicara pada siapa. Pasti itu Rama. Kekasihnya. Dina memang beruntung. Rama sangat setia padanya. Ngga pernah menyakiti Dina. Ngga kaya Damar..

Aaahh! Aku benciiii diaaaaaaaa…!

***

Sudah hampir seminggu Dina setia menemaniku. Tiap pulang sekolah ia selalu menyempatkan sejam dua jam mendengarkan curahan hatiku. Tapi kali ini. Aku rasa sudah cukup. Aku sudah merasa jauh lebih baik. Hatiku sudah hampir pulih dari sakit hati. Ah Dina.. kamu memang sahabat yang setia.

Kuraih ponsel dan mulai menuliskan pesan.

“Din, makasih banyak ya buat semuanya. Maap kalo aku jadi bikin kamu sering berantem sama Rama. Mulai hari ini aku ngga akan ngerepotin lagi. Aku udah baik-baik aja. Luv u Dinaa..” 

 

Pesan terkirim.

Baru saja aku meletakkan ponselku. Benda persegi segenggaman tanganku itupun berdering. Aku tersenyum riang dan mulai mengangkatnya. Mengatakan ‘ya’ pada ajakannya untuk menemuiku siang ini.

Ya. Aku sudah bisa membuka diriku pada orang yang baru.

Pssst.. Jangan bilang Dina ya kalau siang ini aku pergi menemui Rama.

** selesai **

Iklan

2 pemikiran pada “Terkadang, cinta itu memang pedih..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s