Semenjak Reina lahir, Syifa terlihat sangat antusias. Ia terlihat takjub dengan kehadiran dede bayi mungil. Mulai dari ukuran tubuhnya yang kecil, baik mata, tangan, ataupun kakinya. Maka sejak awal kehadiran Reina, Syifa lebih banyak memperhatikan adiknya. Dan sesekali ketika tidak ada yang mengawasi, *sst.. padahal saya mencuri-curi memperhatikannya.. :mrgreen:, secara sembunyi-sembunyi Syifa memencet-mencet adiknya.

Ketika baru pertama pulang dari rumah bersalin, Reina pun tentu saja di-bedong dengan rapat. Ia terlihat antusias memandang adiknya. Melihat selimut pembungkus adiknya, ia teringat pada selimut miliknya sendiri. Diambilnya selimut itu yang juga memiliki pen\mbungkus di bagian kepalanya.

Sang ayahpun tersenyum kecil. Lalu mulai membungkus Syifa dengan selimutnya untuk ikut di-bedong juga. Dan Syifa pun berbaring manis di dekat Reina seperti bayi. Tapi tentu saja berbeda ukurannya.. 😀

Dede Reina sama kakak Syifa sama-sama di-bedhong.. 😀

Lain waktu, setelah Reina sudah tidak menggunakan bedong lagi, saya menemukannya tertidur pulas di dekat adiknya.


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dan waktu pun beranjak semakin cepat. Ngga kerasa Syifa dan Reina yang selisih usianya 2 tahun 3 bulan itu pun tumbuh semakin besar. Kini, Reina sudah bisa menjadi teman main kakaknya. Seperti pada foto berikut ini.


Dan dua foto terakhir yang saya ambil ini adalah favorit saya. Ketika Syifa dan Reina sudah bisa berpose di depan laptop . Inilah pose manis dua gadis kecil saya.

Syifa dan Reina lagi akuur.. :)
Syifa dan Reina lagi akuur.. 🙂

Namun ternyata pose manis Itu hanya berlangsung sesaat saja. Karena tak sampai 180 detik kemudian, keduanya sudah rebutan mouse. :mrgreen:

Dan inilah hasil akhirnya…

Bagaimanapun, saya sangat mencintai dua putri saya. Syifa Adya Salsabila, sang penawar rasa duka pembawa rasa bahagia. Serta Reina Nur Alisya, putri kecil saya yang membawa cahaya kebaikan…

kalau kaya gini, kok saya seperti melihat keduanya sedang berkonspirasi ya...? 😀

I love you, sweetie.. Both of you.. 🙂

Tulisan ini diikutkan pada GIVEAWAY :  Aku Sayang Saudaraku yang diselenggarakan oleh Susindra.

Catatan:

Syifa Adya Salsabila: penawar yang berasal dari mata air surga

Reina Nur Alisya: putri yang membawa cahaya kebaikan

Iklan

4 pemikiran pada “Penawar yang membawa cahaya kebaikan.. :D

  1. Mbaaak… maaf saya baru tahu…. Telat sedikit tak apa, ya….

    Seneng lihat foto-fotonya. Bagus-bagus. Duo DnB juga punya feeling sama dengan Syifa dan Reina. Foto-fotonya pun banyak yang mirip. 😀

    Bagaimanapun kehadiran anak-anak adalah satu anugrah terindah, ya… Penawar yang membawa cahaya kebaikan. Gabungan arti dua nama yang indah.

    Salam hangat dari Jepara
    Susindra

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s