Aku benci kamu hari ini


“Aku mencintaimu Kayla.. Hanya engkau satu-satunya..” Rio berkata pelan di hadapan Kayla saat mereka berdua duduk berhadapan menikmati pertunjukan air mancur di taman nirwana. Kayla tersenyum, dan mereka pun resmi menyandang status in a relationship semenjak hari itu.

Cerita cinta dua anak manusia. Indah. Namun tidak berlangsung lama. Karena tiga bulan kemudian Rio sudah menggandeng Sekar, tertawa-tawa menikmati pertunjukan kembang api. Lalu dua bulan kemudian, tangannya sudah nangkring begitu saja tanpa perlawanan di bahu mungil Deana. Begitu mudahnya. Seakan cinta hanyalah sebuah kalimat sederhana seperti “Halo apa kabar?”.

Buaya darat? Playboy? Atau apalah yang bisa disebut dari seorang Rio. Tapi beberapa orang sepakat untuk menyebutnya sebagai pria bergilir. Iya, semacam piala bergilir itu. Yang dipindahkan dari satu tempat ke tempat lainnya dengan mudah. Tidak menetap untuk waktu yang cukup lama. Dalam setahun, entah berapa perempuan yang berhasil digandeng Rio untuk dipacari. Dan semuanya berakhir dengan patah hati.

Jangan tanya bagaimana perasaan sang perempuan. Sakit hati, adalah resiko jika mau menjadi kekasih Rio..

***

Seorang pemuda dengan dandanan acak-acakan terlihat asyik sendiri dengan dunianya. Mata coklatnya berputar, mengawasi seseorang dari jauh. Sesekali menyipit, mencoba mendapatkan pandangan yang lebih jelas dari sosok indah nun jauh di sana. Pada seorang gadis tinggi semampai berwajah eksotis, Naura.

Baru saja ia hendak melangkahkan kaki mendekati calon korban berikutnya. Tiba-tiba ia merasakan sakit di ulu hatinya, seperti tertusuk belati. Wajahnya memerah, menahan sakit di sekujur tubuhnya. Badannya limbung dan ia pun terjatuh di atas tanah. Kedua tangannya berada tepat di depan dadanya. Merintih kesakitan. Badannya meringkuk, berhadap itu bisa sedikit mengurangi rasa sakit di ulu hatinya. Bagaikan pusaran memori, sekelebat bayangan berputar-putar dalam ingatannya.

“Aku mencintaimu Kayla.. Kamu satu-satunya yang kucintai.. Aku akan mencintaimu selamanya…..”

 

Perempuan berambut sebahu itu terduduk di sudut kamarnya bersimbah air mata. Matanya bengkak dan memerah. Entah berapa lama ia membenamkan diri di kamar menangisi kekasihnya. Kekasih yang berjanji akan mencintainya selamanya.

Tak lama kemudian, ia bangkit sembari mengusap bulir-bulir bening di sudut mata lentiknya. Penuh rasa benci diremasnya foto sang kekasih. Foto seorang pria jangkung bermata coklat yang sedang bermesraan dengan perempuan lain.

Sang gadis berjalan cepat menuju ke meja riasnya, menepikan sejenak rasa sedihnya. Dibukanya laci di hadapannya. Meraih sebuah benda mungil berbahan kain. Ia menggenggamnya erat di tangan kiri, sementara tangan kanannya dengan cekatan menyambar sebuah paku. Perlahan ia bergumam. Merapal sebuah mantra. Dengan penuh rasa marah ia menusuk boneka di hadapannya..

“Kau bilang akan mencintaiku selamanya.. Selamanya..!! Seharusnya kau berpikir seribu kali untuk mengkhianatiku Rio..!! Biar kau tahu apa itu sakit hati.. Aku benci kamu hari ini.. Rashakann..!! Rashakannn…!!”

ย 

Dan boneka itu pun terjatuh tak berdaya dengan paku menancap di dadanya. Terlihat menyedihkan. Sama menyedihkannya dengan Rio, yang kini jatuh tersungkur merasakan sakit teramat sangat di ulu hatinya….

-Demikian-

Udah hari ke 8 aja nih.. ๐Ÿ˜€

Pengen ikutan #15HariNgeblog FF juga? Atau sekedar baca-baca tulisan keren lain dengan judul Aku Benci Kamu Hari Ini?

Makasih udah mampir di mari ya.. :mrgreen:

Iklan

26 pemikiran pada “Aku benci kamu hari ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s