Akhirnya datang juga… :D


Alhamdulillah.. akhirnya penantian saya akan kehadiran si mungil pun terjawab sudah. Sedikit berbeda dengan pengalaman saat menghadapi persalinan yang pertama, pada saat menghadapi persalinan kedua ini saya justru sedikit lebih tenang. Mungkin karena saya terbantu dengan pengalaman sebelumnya. Misalnya tentang tanda-tanda mendekati persalinan yang ‘biasanya’ ditandai dengan bercak kecoklatan seperti awal mula haid dan dilanjutkan dengan rasa mules..

Oleh karenanya, ketika baru merasakan mules tapi belum ada bercak kecoklatan, saya memilih menunda untuk pergi ke bidan. Ya, bidan. Dengan pertimbangan lokasinya yang dekat dengan rumah, dan saya lebih nyaman dengan bidan karena persamaan jenis kelamin.. *halaaaghhh.. :D*

Selain itu, posisi bayi saya pun dalam keadaan yang alhamdulillah bagus. Posisinya tidak sungsang. Dan ketika memeriksakan kondisi kehamilan saya yang terakhir, bidan pun hanya berkata.. “tinggal nunggu mules” saja.. 😛

Sesederhana itu.. 🙂

 

Pada kehamilan saya yang kedua ini, saya juga merasa sedikit berbahagia.. karena my lovely mommy ikutan menunggui saya.. eh lebih tepatnya menunggui Syifa ketika saya berjuang melahirkan adiknya Syifa di bidan.. hehe.. 😀

Ah pokoknya saya senang karena ibu saya datang ke Bandung.. 😀

Tapi.. efek karena ada ibu saya yang mantan perawat itu, maka ketika saya sudah merasa mules (baca: kontraksi) yang sedikit lebih teratur tapi belom keluar bercak kecoklatan, ibu saya yang justru semangat meminta papanya Syifa segera mengantar saya ke bidan.. Alhamdulillah, suami saya yang penyabar itu hanya tersenyum dan berkata ‘bagaimana dengan ade saja..’ (maksudnya semua diserahkan ke saya, kalau mau diantar sekarang ya monggo.. :D). Dan ketika belahan jiwa saya itu menanyakan pada saya, saya sempat berkata.. mungkin besok.. belom sekarang.. 😛

Hehe..

 

Dan sekitar pukul 21.05 WIB saya pun pergi menuju ke bidan dengan suami. Tadinya kami berniat naik becak, namun karena hari sudah malam dan tak seorangpun mamang becak yang tampak, jadinya kami pun berjalan saja ke bidan yang berjarak kurang lebih 500 meter.. Sambil berbincang-bincang dengan suami.. *uhuuy… romantis khan? 😀

 

Demikianlah. Singkatnya sekitar pukul 22.20 WIB putri kami yang kedua pun lahir dengan selamat setelah sebelumnya diwarnai dengan aksi menegangkan..

 

Sekitar pukul 23.00 WIB saya berpindah dari ruang bersalin menuju tempat pemulihan. Keuntungan melahirkan di bidan adalah, umumnya tidak banyak yang melahirkan atau menunggu kelahiran di saat yang bersamaan. Setidaknya itu yang terjadi pada saya. Pengalaman 2 kali melahirkan di bidan, saya selalu sendirian. Jadi, tempat tidur yang sebenarnya dan seharusnya digunakan untuk ibu yang akan dan telah melahirkan di samping tempat tidur saya, selalu kosong, sehingga dapat dimanfaatkan suami saya untuk tidur menunggui saya.. 😀

Keuntungan lain, drama semacam putri yang ditukar di sinetron itu tidak akan terjadi.. *halaagh.. 😀

 

Sekitar pukul 01.00 dini hari, seseorang menekan bel klinik tempat saya melahirkan beberapa jam sebelumnya.. Ternyata ada seorang ibu yang juga tengah menanti kelahiran buah hatinya yang kedua. Saya dan suami pun terbangun. Setelahnya kami tidak dapat kembali tertidur, lebih dikarenakan dinginnya udara di ruang pemulihan meskipun tidak dilengkapi dengan AC. Akhirnya kami berdua hanya mengobrol saja sambil bercerita. Satu hal yang masih saya ingat, suami saya sempat berkata, “(saat melahirkan) sekarang beda sama yang dulu (waktu melahirkan Syifa). Dulu kayanya ade capeek banget.. lemes bangeet.. sekarang (habis melahirkan) udah bisa ketawa ketiwi..”.. 😀

 

Hehehe…

 

Alhamdulillah, akhirnya putri kami yang kedua telah lahir dengan selamat.. semoga ia bisa menjadi penerang dan membawa kebahagiaan dalam keluarga kami..

 

Karena setiap putri membawa cahayanya masing-masing.. 🙂  

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s