Balada ibu-ibu ngerumpi..


couple

Dalam sebuah pertemuan, tiga perempuan berbincang.. Terdengar pembicaraan dari dua orang di antaranya.. sebut saja Bu Tina dan Bu Sandra..

Bu Tina: Suaminya kerja dimana bu?

Bu Sandra: Oooh… suami saya itu orang yang pinter.. Pendidikannya S3++, sekarang kepala laboratorium miliknya sendiri.. Dia itu penemu mesin X ituloh.. Yang bisa mendeteksi penyakit beragam hanya dengan menyentuh sebuah alat sebesar pulpen dengan ibu jari..

Bu Tina: Oohh.. gitu ya.. (dengan tatapan kagum)

Bu Sandra: Kalo Bu Tina ini apa kerjaan suaminya?

Bu Tina: (ngga mau kalah). Suami saya itu pengusaha.. Punya 5 perusahaan yang dirintis sejak duduk di bangku SMA.. Memang sejak dulu bakat bisnis suami saya itu sudah terlihat.

Dan disambung dengan pembicaraan-pembicaraan lain yang terdengar berusaha untuk saling menyombongkan kelebihan suami masing-masing.

 

Ibu ketiga, Bu Santi hanya mendengarkan, tidak terlalu tertarik dengan obrolan semacam itu. Tiba-tiba telepon di ruang tengah berbunyi.. Bu Tina mohon diri mengangkat telepon rumahnya.

Pembicaraan pun akhirnya beralih menjadi perbincangan di antara Bu Sandra dan Bu Santi.

Bu Sandra: Kalo bu Santi ini, prestasi suaminya apa ya? (mungkin bu Sandra merasa kalo pertanyaan ini membuat suaminya terlihat lebih unggul dibanding suami bu Santi)

Bu Santi: Ooh suami saya?? Suami saya itu pinter sekali bu..

Bu Sandra: Ooh ya? (dengan nada penasaran)

Bu Santi: Iya.. sebelum menikah dengan saya pinternya udah kelihatan.. Makanya dia bisa menikahi saya dengan sukses.

Bu Sandra: (semakin penasaran). Ooh ya..? Bu Santi ini pemilih sekali kelihatannya. Apa yang dilakukan suami ibu sampai akhirnya bisa menikahi ibu..?

Bi Santi: Begitulah bu.. Suami saya itu pinter sekali.. Dia pinter mengambil hati bapak saya supaya mengijinkan suami saya menikahi saya.. (menjawab dengan wajah memerah tersipu malu)

Bu Sandra: @#$%^&*(&^$$##@ ??!!! **&^%$#@@ *nggliyeng*

 

Bu Sandra dongkol tak mampu meneruskan bicara. Tak lama bu Tina datang. Melihat kedua tamunya terdiam, ia berinisiatif untuk bertanya pada bu Santi.

Bu Tina: Bu Santi.. saya kok jarang liat suami ibu ya? Kerja di luar kota?

Bu Santi: Iya bu.. sejak sebelum menikah kami memang berhubungan jarak jauh. Jadi sudah terbiasa begitu.

Bu Tina: Ooh gitu.. Apa ibu ga keberatan jauh-jauhan begitu..?

Bu Santi: Ya ga pa pa bu.. Apalagi suami saya khan pengusaha tho bu.. Jadinya saya ngga keberatan.

Bu Tina: Ooh ya? (mikir dalam hati: pasti duitnya banyak..). Pengusaha bagaimana tho? (dengan nada ingin tahu)

Bu Santi: Iya bu… suami saya itu pengusaha. Mengusahakan untuk bisa pulang seminggu sekali ketemu saya dan anak-anak..

 

Bu Tina ngiler, Bu Sandra pingsan.. Bu Santi menyengir puas.. 😀

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s