Karena semua akan indah pada waktunya..


blue

Saya selalu percaya, bahwa setiap anak adalah anugerah dari Yang Maha Pemilik Hidup. Itulah sebabnya, saya tidak pernah mempertanyakan ‘kapan’ jika ada kenalan saya yang sudah beberapa waktu menikah tapi belum dikaruniai momongan. Menurut saya, pertanyaan kapan itu seperti menanyakan waktu pasti kapan hadirnya momongan, sedangkan kehadiran seorang anak bukanlah hal yang bisa dipastikan dengan sebuah perencanaan. Bahkan penggunaan alat kontrasepsi sekalipun, meskipun beberapa pasangan menggunakannya dengan alasan untuk ‘merencanakan’ kehadiran buah hati, untuk memberikan jarak tertentu antara sang kakak dan calon adiknya. Namun tatkala Allah SWT sudah berkehendak, jika memang ditakdirkan untuk hadir, maka sang buah hatipun akan tumbuh di dalam rahim.. Itu menurut saya.

Jika seandainya dibalik, sang penanya berada di posisi yang ditanya, apakah mereka memiliki jawaban tepat terhadap pertanyaan tersebut?

Tak jarang, sebuah pertanyaan basa-basi juga terlontar ketika seseorang telah memiliki seorang putra..

“kapan si Fulan punya adik?” atau “ngga nambah lagi?” beberapa pertanyaan yang sering muncul.

 

Tak jauh berbeda pengalaman saya dengan beberapa teman saat kami berjumpa, maupun hanya ketika sapa menyapa saat chatting. Ketika obrolan menuju pada masalah anak, akhirnya pertanyaan serupa pun terlontar..

 

“Kapan Syifa punya adik?” misalnya.. Berhubung saya suka bercanda, saya tidak menanggapinya dengan wajah lecek seperti baju belum disetrika, tapi dengan santai akan saya jawab..

“Iya nih, belom jadi aja..” 😛 *halaaahhh.. :D*

 

Kalau pertanyaan seputar basa-basi di atas, saya bisa menanggapinya dengan bercanda jika hal itu menimpa diri saya, namun yang selama ini terjadi, yang paling bikin saya pusing adalah pertanyaan.. “gimana caranya supaya cepat hamil..?”

 

Seorang teman yang kebetulan waktu menikahnya tidak terlalu jauh dari pernikahan saya dan suami pernah menanyakan hal ini, mengingat, alhamdulillah, tak lama setelah menikah saya dan suami ternyata langsung dianugerahi ‘titipan’ seorang buah hati, yang sekarang berusia 19 bulan. Kalau saya ditanya ‘bagaimana caranya supaya cepat hamil?’, terus terang saya tidak tahu jawabannya.

Seperti yang sudah saya tuliskan di atas, saya selalu percaya bahwa seorang anak itu anugerah, titipan dari Sang Pemilik Hidup. Allah SWT memiliki rencana-Nya sendiri terhadap umat-Nya, dan saya selalu percaya bahwa sesuatu itu akan indah pada waktunya.. 🙂

 

Tanpa bermaksud untuk menghibur, saya tahu bagaimana perasaan teman-teman yang sampai saat ini belum dikaruniai keturunan.. saya tahu pasti bagaimana perasaannya ketika terlambat haid dan harap-harap cemas namun ternyata keesokan harinya ternyata si tamu bulanan datang.. Juga perasaan ketika mencelupkan testpack ke air seni dan berharap garis kedua muncul namun ternyata belum juga muncul.. Saya tahu, karena saya juga pernah berada di posisi yang sama..

 

Ssaya pernah membaca sebuah kisah, bahwa ketika seseorang sangat berharap akan hadirnya buah hati, Allah SWT pun memberinya ujian, sehingga ia diuji seberapa besar ia sanggup bersabar menunggu permohonannya dikabulkan. Pun sebaliknya, ketika seorang anak tidak diharapkan kehadirannya, justru Allah SWT menitipkannya di rahim sang bunda, semata agar sang bunda belajar untuk lebih dewasa, lebih bertanggungjawab pada apa yang telah dilakukannya..

 

Buat temen-temen yang punya pengalaman yang sama.. Jangan patah semangat ya… 🙂

Selalu tanamkan dalam pikiran kita, kalau semua indah pada waktunya.. 🙂

Selamat menunggu sang buah hati.. yuuk nunggu bareng saya?

 

*eh? 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s