Antara aku dan si cantik..


nonamuda yang cantik

Aku melihatmu terduduk lemas di sudut ruangan.. Keringat bercucuran dari dahimu.. Sesekali engkau menarik nafas panjang.. Terlihat kelelahan setelah baru saja engkau menyelesaikan satu bagian kecil dari seabrek kegiatanmu hari ini yang sudah terjadwal..

Aku melihat segelas air mineral di sudut ruangan.. Baru saja aku berniat mengambilnya dan hendak kuberikan padamu, seorang perempuan dengan rambut dikuncir kuda dan kacamata berbingkai hitam mendekatimu dan menyerahkan segelas air mineral.. Kalian berdua tersenyum.. dan aku melihat senyum manis itu kembali terlihat dari wajahmu.. Senyuman teduh.. yang secepat kilat menyingkirkan kesan lelah di wajahmu..

Itu yang kukagumi dari dirimu.. Engkau selalu dapat tersenyum tulus sekalipun sedang berada di saat yang paling lelah sekalipun.. dan aku merasa beruntung karena aku selalu dapat melihatnya.. Meskipun engkau tidak menyadarinya..

Aku mengagumimu cantik… Ya sangat mengagumimu.. bukan hanya karena kecantikanmu.. Tapi juga caramu memperlakukan orang-orang di sekelilingmu… Penilaianku terhadapmu tak akan berkurang meskipun tak sekalipun kita berdua berbicara.. Aku sudah sangat bahagia bisa melindungimu dan tetap berada di sampingmu.. memastikan engkau baik-baik saja.. 🙂

***

Engkau menghilang dari pandangan mataku.. Lalu tak lama handphone di pergelangan tanganku berbunyi.. Sebuah suara terdengar.. memintaku melakukan sesuatu.. Aku pun bersiap.. si cantik membutuhkanku…

Jam menunjukkan pukul 19.05 WIB dan aku sudah siap di samping sebuah mobil hitam yang akan membawa si cantik… Sepanjang malam itu aku selalu mengawasinya dan takkan melepaskan pandanganku darinya barang sedetikpun.. Dari balik kacamata hitamku, aku menatapnya berjalan dengan gaun silvernya yang membuatnya terlihat semakin menakjubkan…

Ah.. dia begitu mempesona.. Lalu ia mendekat ke arahku.. Kami berjalan beriringan.. Dia ada di sampingku.. begitu dekatnya.. dan aku merasa menjadi pria yang paling bahagia di dunia.. Selama dia ada di dekatku.. aku sudah merasa cukup.. hingga tak lama kemudian, seorang pria gagah berjas hitam menghampirinya.. Sang pria mencondongkan tubuhnya dan mendekatkan tangannya pada si cantik yang lalu meletakkan tangannya melingkar di lengan sang pria..

Dadaku terasa nyeri.. namun aku juga bahagia.. Selama si cantik bahagia.. aku rela..

Tak lama kilatan blitz menyadarkan lamunanku.. Belasan kamera mendekat ke arah si cantik dan kilatan blitz yang bertubi-tubi itu sungguh terasa sangat mengganggu.. Saatnya aku melakukan tugasku..

menyelamatkan cantikku…


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s