Saat kumenatap indah bola matamu…


hijau

 

Namanya Soraya.. Gadis berambut panjang terurai di  bawah bahu.. Panggilannya Bintang.. Ngga tahu nyambungnya dari mana.. Mungkin karena dia suka menatap bintang di malam hari… Atau karena  rumahnya deket dengan teropong bintang..

Bintang anak yang ramah.. Hampir semua warga di kompleks tempat tinggalnya dikenalnya.. Ngga ada yang luput  dari penerawangannya.. dia tahu semua nomor kontak para warga.. Tak heran panggilannya adalah 1*8 (no telepon penerangan).. πŸ˜›

 

Suatu hari, ada warga baru di kompleksnya.. Anaknya manis, baik hati dan juga.. *ehem* tampan.. πŸ˜€

Seperti biasa.. Bintang ngga akan puas kalo ngga tahu nomor telepon warga baru ini.. Karena ini akan membuat nama baiknya sebagai sumber informasi para warga dipertanyakan.. *lebay*.. πŸ˜€

Maka ia memutuskan untuk mencari tahu informasi si warga baru langsung dari yang bersangkutan.. Pergilah ia menemui Rafa, si warga baru tersebut..

 

“Hai… kamu warga baru ya…?”

“Iya…”

“Nama kamu siapa?”

“Rafa…”

“Hai Rafa.. saya Bintang.. Kamu udah tahu peraturan di sini khan? Bahwa setiap warga di sini harus bertingkah laku baik dan berkomunikasi dengan hati?”

“Iya doong..” *si cowo ganteng eh tampan menjawab dengan gaya coolnya yang bikin hati bintang ngga karu2an* πŸ˜›

“Ooh.. udah tahu ya? Ya udah kalo gitu.. eh iya.. aku minta tolong kamu isi biodata dulu ya..”

“Biodata? Buat apaan?”

“Buat informasi data warga dan keanggotaan aja.. Jadi gampang buat menghubungi kamu.. kalo ada acara2 kompleks ini..”

“OOhh..” lalu si Rafa pun menatap Bintang langsung ke kedua bola matanya.. kali ini agak lama.. dengan pandangan tajam.. membuat badan Bintang meriang panas dingin ngga karu2an.. dalam hati berkata.. “kayanya dia baru sadar kalo mataku bagus ya..” sambil senyum2 tersipu menyerahkan kertas formulir di tangannya….

Rafa mengambil kertas itu sambil tak melepaskan pandangan dari mata Bintang..

Lalu mulai mengisi formulir di hadapannya.. Tak lama.. formulir itu selesai diisi.. Rafa menyerahkan pada Bintang.. Matanya kembali menatap mata bulat Bintang.. terdiam agak lama..

Lalu Bintang pun tersenyum dan berpamitan pada Rafa.. sekuat tenaga menahan diri untuk tidak membalikkan badan lagi.. Tapi sangat berharap Rafa memanggilnya lagi.. *hayah* πŸ˜›

 

Dan benar saja.. Tak lama..

“Emmmhh.. Bintang?”

“Ya..?” Bintang membalikkan badan dengan bersemangat dan tak lupa tersenyum manis.. Rafa mendekat.. kembali menatap kedua bola mata Bintang secara bergantian.. Setelah yakin *, ia pun berkata..

 

 

 

 

 

 

 

“kayanya softlens kamu lepas sebelah ya..”

 

*setelah Rafa menatap bola mata Bintang yang kanan hitam pekat dan sebelah yang lain berwarna hijau.. πŸ˜›

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s