Aib…


sssttt

Gerah saya.. sama beberapa orang yang akhir-akhir ini ribut karena sebuah video.. Terlepas dari benar atau salah.. Sebenarnya.. apa sih pentingnya buat kita..? Teringat cerita Socrates di postingan Bang Langit Bara Lazuardi tentang sebuah berita yang sebaiknya melewati 3 tahap saringan sebelum disampaikan kepada orang lain..

Apakah sudah pasti berita itu sebuah kebenaran? Apakah berita itu berita baik atau buruk? Dan apakah bermanfaat bagi kita?

 

Termasuk berita tentang video yang beredar itu.. Jengah saya.. Memang saya akui saya juga penasaran dan tergoda untuk membahasnya.. *hey saya manusia biasa.. :P* hingga akhirnya (Alhamdulillah) saya segera tersadar dan kemudian memposisikan diri di posisi orang yang saat ini dicela habis2an.. Muncullah sebuah pemikiran dalam benak saya:

 

“Hey.. siapa kita bisa menghujat orang lain seakan kita manusia yang paling benar dan tidak pernah melakukan kesalahan?”

 

Saya yakin semua manusia di dunia ini pasti pernah melakukan kesalahan.. Walau mungkin bukan kesalahan yang sama..

 

Saya juga jengah melihat status demi status efbe yang membahas pemeran video dan memojokkan mereka.. Bukan.. bukan karena Alul dan Lura Nyata adalah kenalan saya.. saya ngga kenal sama sekali.. Dan mungkin ngga ada gunanya saya mati2an membela mereka.. Saya hanya berusaha menahan diri.. Tidak menghujat orang yang sudah teraniaya.. Karena itu juga ngga bermanfaat buat saya khan?

 

Rasa gemas saya memuncak saat saya membuka facebook saya petang ini, status fb teman saya yang membawa saya akhirnya memutuskan untuk menulis postingan ini:

 

Ariel bikin Gery Iskak minder abiss..minder nerakanya kalah dalam hehehehe

 

 

Kalau menurut teman2 itu lucu.. Silakan tertawa.. Tapi entah mengapa saya miris mendengarnya.. Saya ngga berusaha menjadi yang paling suci.. Entah <del>kenekatan</del> keberanian dari mana hingga <del>akhirnya</del> saya putuskan memberi komentar dengan mengutip sebuah hadits yang pernah saya dengar dari seorang ustadz yang menjadi idola saya..

 

Barangsiapa yang menutupi aib seseorang.. Maka aibnya akan ditutupi oleh Allah SWT.. 🙂

 

Dan saya setuju sama bapak ustadz idola saya ini.. 🙂

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s