Si Oom…


spg

Seorang pria dengan rambut botak berjalan sendirian di sebuah pusat perbelanjaan.. Sebagian besar rambutnya yang masih tersisa dipenuhi rambut berwarna kelabu.. Perut buncitnya terlihat menonjol dalam balutan jaket kulit berwarna gelap.. Tak lama seorang SPG tersenyum manis ke arahnya..

“Pak, mau mencoba produk baru kami? Silakan pak.. mumpung lagi promo..”

Si bapak berjaket kulit menatap gadis di depannya dari atas kepala sampai ke ujung kaki.. Lalu tersenyum.. Senyum aneh dan tidak wajar..

Sang gadis mengajak si bapak menuju ke tengah area pameran sambil terus menawarkan produk.. dan si bapak berjalan di belakangnya seakan terhipnotis.. *hadah bahasanya.. :D*

“Kami punya produk baru pak.. microwave yang mampu menghangatkan segala jenis makanan hanya dalam waktu 3 menit.. Lalu panci super yang bisa memasak segala jenis makanan dalam waktu singkat.. juga teflon anti lengket..  Bagaimana pak? Apa bapak tertarik?”

Si bapak tidak melepaskan pandangannya pada si gadis.. dan pandangan tajam dan terkesan nakal itu membuat sang gadis jengah.. Ia pun menatap si bapak dengan pandangan penuh tanda tanya dan berhenti tersenyum..

Tak lama terdengar suara si bapak..

“Kalau mbak-nya berapa?”

“Maap, pak?” sang gadis bertanya kembali.. takut salah dengar..

“Harganya? Harga teflon ini 999.900 rupiah pak.. kalo panci ini….” belum selesai sang gadis menyebutkan harga produk yang lain si bapak genit pun memotong ucapannya.. “Saya tertarik sama mbaknya.. kalo mbaknya berapa?” katanya dengan senyum genit yang menambah aneh pandangannya…

Sang gadis melirik tangan kiri si bapak dan mendapati buku saku bertuliskan <del>undercover story</del> donal bebek. Kemudian, ia kembali menatap wajah si bapak genit lalu berkata “Maap pak, tunggu sebentar…” dan berjalan menuju ke sebuah meja besar dan mengambil sebuah brosur.

Tak lama ia kembali, lalu berkata.. “Pak… ini ada brosur produk-produk yang kami tawarkan.. Bapak bisa lihat beberapa barang yang kami tawarkan.. dan semuanya adalah produk rumah tangga.. Silakan bapak bawa pulang.. Jika ada yang menarik minat bapak.. bapak bisa menghubungi kami… dan satu lagi… SAYAtidak termasuk barang yang ditawarkan... Selamat siang..”

 

Dan sang gadis pun meninggalkan si bapak berjaket hitam tersebut yang hanya bisa melongo..

 

 

Pesan moral:

hati-hati pada bapak-bapak genit yang berkeliaran di mall.. 😀

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s