Jangan pandang sebelah mata..


pijat

Ting.. ting.. ting.. ting…

Sebuah pesan masuk ke handphoneku.. Dari dirimu.. Sebuah kalimat sederhana yang memintaku datang menemuimu.. Singkat, jelas, tidak bertele-tele.. Sangat khas dirimu.. Sejak aku mengenalmu.. Kesan pendiam memang sangat melekat dalam dirimu..

Kau pasti sedang lelah.. beban menupuk di kepalamu.. dan kau butuh pelepasan ketegangan.. selalu seperti itu.. Kita saling membutuhkan.. dengan cara yang berbeda…

Kita pun berjumpa.. di tempatmu.. seperti biasanya.. Kuletakkan tasku dan kita berbicara satu dengan yang lain.. Tentang keseharian dan kabar kita hari ini.. sambil kau putar lagu favoritmu.. dan kita kembali terdiam…

Kau masuk ke dalam kamar.. dan aku mengikuti di belakangmu.. Tak ada kata-kata yang terlontar.. hanya suara musik dan semerbak aromatherapy.. Kusentuh perlahan kulitmu dengan lembut.. tanpa paksaan.. karena kita sudah saling mengerti.. Ketika kulit bertemu dengan kulit.. saat waktu terasa berhenti berputar.. saat lelah dan penat terasa.. dan membutuhkan relaksasi dan pelepasan ketegangan..

Ini bukan tentang cinta, sayang.. Tak pernah tentang cinta…

Dua jam kita bersama.. menyisakan aku yang tetap terjaga dan kau pun terlelap dengan nyenyaknya.. Aku putuskan membersihkan kedua tanganku dan merapikan rambutku.. Kulirik sekilas jam di pergelangan tanganku.. lalu keluar kamar dan meneguk secangkir teh yang sebelumnya kau sediakan untukku…

Aku tak pernah berharap cinta padamu.. Karena ini bukan tentang cinta sayang… Ini tentang kepercayaan.. dan rasa penghargaan terhadap apa yang telah kulakukan.. aku bukan orang suci.. tapi aku juga tak mau kau pandang sebelah mata..

Aku yakin kau tidak menghakimiku.. Tapi bagaimana dengan mereka? Tak selamanya profesi ini bernilai negatif.. Aku masih punya harga diri.. dan hubungan kita atas dasar saling percaya.. Kalau aku perempuan jahat… saat ini aku mungkin sudah lari.. membawa barang-barang berhargamu.. Tapi aku memilih menunggumu.. sampai kau terjaga dari tidurmu…

Ini bukan tentang cinta sayang.. Tak pernah tentang cinta…

Aku menatap cermin di atas wastafel yang membingkai wajahku.. menatap wajah letih dan rambut yang mulai memutih.. Seandainya aku masih muda dan cantik apa kau akan tetap berlaku baik dan sopan kepadaku..? Atau kau justru berlaku seperti yang lainnya.. Menilaiku semena-mena dan menatapku sebelah mata? Aku bukan perempuan seperti itu.. Mencari kesenangan semu dengan mengumbar nafsu sesaat..

Ini bukan tentang cinta sayang.. tak pernah tentang cinta…

*sebuah cerita tentang perempuan pemijat

dengan modal nekad dan senyum manis, saya mencoba ikut meramaikan Agustus di Ceritaeka.. :mrgreen:

Iklan

Satu pemikiran pada “Jangan pandang sebelah mata..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s