Kuharap kamu tahu..


yu

Aku tak dapat tidur nyenyak malam ini.. Hari ini aku terbayang2 wajah seorang gadis.. Gadis kecil yang telah beranjak dewasa.. Gadisku.. kesayanganku.. Entah kapan terakhir kali aku memeluknya erat dan mengatakan bahwa aku mencintainya…

Ya.. aku mencintainya.. Tapi aku tak pernah bisa mengungkapkannya.. Lidah ini terasa kelu.. Aku tak pernah bisa mengatakan bahwa aku mencintainya.. Kuharap ia bisa merasakan rasa sayangku padanya dengan semua yang telah kulakukan untuknya.. selama ini..

 

Gadisku tak pernah pergi jauh dariku.. Ia selalu berada di dekatku.. Aku tahu.. aku mungkin egois dengan menginginkannya selalu di dekatku.. Pun ketika ia ingin melanjutkan kuliah di luar kota.. Aku melarangnya dan memberikan sejuta alasan untuknya agar tetap di kota ini.. Agar ia tetap di dekatku.. Itu semua kulakukan semata agar aku bisa mengawasinya.. menjaganya.. dan melindunginya…

Seandainya waktu dapat diputar.. aku ingin bisa mengatakan “ya” pada keinginannya untuk menyewa kamar di dekat kampusnya.. Aku tahu ia ingin merasakan menjadi anak kost seperti teman2nya.. dan sekali lagi.. Aku menolak keinginannya..

 

Aku masih mengingat gurat kekecewaan di wajahnya saat sebelumnya ia begitu antusias bisa menjadi penghuni kost dengan sahabatnya Diana.. Dan aku harus merelakan ia mendiamkanku selama 2 hari karena menolak keinginannya.. aku masih ingat.. Batinku bergulat hebat antara mengizinkannya atau tidak.. dan kuputuskan untuk mengatakan tidak.. Setelah aku membaca berita tentang bebasnya kehidupan kost remaja seusianya akhir2 ini..

Seandainya ia tahu.. aku melakukannya untuk melindunginya.. Agar dirinya tidak terjebak pada pergaulan bebas yang menghantui generasi muda saat ini..

 

Gadisku selalu berada di rumah setiap akhir pekan.. Tak ada yang berubah.. dan aku selalu merasa ia adalah bayi mungilku..

Waktupun berlari semakin cepat.. dan tiba2 saja aku merasa ia bukan lagi gadis kecil yang duduk di pangkuanku dengan baju hijau dan rebana di tangannya, berpose sesaat sebelum ia menari untuk pelepasan sekolah Taman Kanak-Kanaknya..

Ia adalah gadis yang sama yang kini berpose bersamaku.. Kali ini dengan toga dan piagam di tangan kanannya… Pose pertamanya sebagai wisudawan..

 

3 bulan yang lalu, seorang pria muda datang padaku.. Pria yang selama beberapa bulan ini menjadi penjaga hati gadisku.. Seorang pria muda yang menginginkan gadisku menjadi pendamping hidupnya.. Antara bahagia dan terharu.. aku memandang wajah gadisku dan menanyakan pendapatnya.. Saat ia mengatakan “ya” untuk bersedia mendampingi sang pria.. Hatiku bagaikan teriris.. sedih, terharu.. sekaligus bahagia… Aku tahu.. kebahagiaannya adalah kebahagianku juga..

 

Malam ini, aku tak dapat tertidur.. Aku beranjak dari ranjangku dan berjalan perlahan agar perempuanku tidak terbangun.. Aku sibak tirai ruang tamu.. dan kulihat tenda telah terpasang sempurna di garasi kami.. Pagi ini akan menjadi hari yang sangat bersejarah bagi kami..

 

Aku beranjak menuju sebuah kamar dengan pintu berwarna pink.. Kamar gadisku.. Kubuka perlahan tirainya dan kulihat ia sedang tertidur pulas.. Kuputuskan untuk masuk dan melihatnya lebih dekat. Kudekatkan wajahku menatap lekat wajah tenang malaikat kecilku..

Kuusap bulir bening yang jatuh dari sudut mataku dengan ujung jariku.. Kuusap sayang rambutnya,  kukecup lembut keningnya.. dan kubetulkan selimutnya.. Perlahan suara lirih keluar dari tenggorokanku yang terasa tercekat…

 

 

 

 

 

 

 

“….ayah sangat menyayangimu, cantik.. :)”

 

Iklan

Satu pemikiran pada “Kuharap kamu tahu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s