Percakapan telepon..


telepon

 

Hai.. apa kabar?

Ini aku lagi.. Ya.. aku masih di sini.. di tempat dulu aku melepas kepergianmu.. Tempat aku berjanji akan menunggumu dan kau berjanji untuk segera kembali..

Ah ya? Dua tahun ya sejak kita terakhir kali bertemu? Kupikir hanya aku yang menghitungnya.. Ternyata kau pun menghitungnya..

Tidak… aku tidak menagih janjimu.. hanya ingin memastikan bahwa kau baik2 saja..

Ah ya.. kau benar.. aku memang ingin mendengar suaramu… Hahaha… merindukanmu? Tidak.. tentu saja tidak.. maksudku.. tidak salah..

Ah.. gelak tawa itu.. gelak tawamu… Aku berharap akan selalu bisa mendengarnya.. dan melihat lesung pipit menghiasi pipimu saat kau tertawa..

*hening sesaat*

 

Mm.. seperti yang aku bilang sebelumnya.. Aku hanya ingin tahu kabarmu.. Itu saja… Kabari aku jika engkau sudah tidak sibuk lagi..

 

Dan akupun menutup telepon.. Beberapa saat yang lalu terdengar suara perempuan berkata “nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi.. Mohon periksa kembali nomor tujuan anda..”

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s