Jangan tanya padaku…


1

Jangan tanya padaku.. mengapa aku memilihmu.. menjadi pelabuhan terakhirku.. menjadi teman hidupku selamanya.. menjadi satu2nya di hatiku…

Jika kau ingin jawaban yang manis.. yang penuh dengan untaian kata2 cinta.. bak seorang pujangga.. Jangan pernah paksa aku menjawabnya.. Karena jawabanku pasti akan mengecewakanmu…

Aku tak akan membuaimu dengan segala rayuan.. pun tak berniat menyentuh hatimu dengan ungkapan kata2 puitis.. karena aku tak bisa melakukannya..

Aku tak akan pernah melakukannya jika hanya untuk membuatmu terbuai.. membuatmu melambung tinggi.. karena aku tak akan rela membohongimu…

Namun jika engkau menanyakannya dengan tulus.. dan memintaku menjawab dengan sebuah kejujuran.. maka aku akan bersedia melakukannya..

Tapi kuminta padamu.. jangan pernah menyesal mendengarnya…

 

Engkau pun mengangguk.. dan kembali menanyakannya padaku…

 

“mengapa engkau memilihku..?”

 

Aku terdiam.. menarik nafas panjang… menghembuskannya perlahan.. memainkan anak2 rambut yang menjuntai di keningmu.. Lalu menjawab perlahan…

 

“Aku memilihmu karena engkau adalah dirimu.. Engkau dengan segala kelemahanmu.. Bukan engkau dengan setumpuk kelebihanmu… Jika aku melihatmu dengan segala kelemahanmu.. Maka aku sadar bahwa engkau hanya manusia biasa.. sama seperti aku.. Dan kita akan sama2 menjadi 2 manusia biasa yang tak akan menuntut satu dengan yang lain menjadi seseorang yang luar biasa.. Aku akan memaklumi keadaanmu yang tak sempurna.. sama seperti engkau memaklumiku… Dan jika kita berdua sama2 tak sempurna.. Kita akan saling mendukung untuk menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya.. Aku dan kamu.. kita berdua… tumbuh bersama.. Tanpa menuntut satu sama lain menjadi seseorang yang bukan diri kita masing2…

Aku takkan membandingkanmu dengan perempuan manapun dan aku juga tak akan menuntutmu melakukan yang sama.. Tapi dengan melihatmu.. aku seperti bercermin pada diriku sendiri.. bahwa kita berdua hanya manusia biasa.. dan aku mencintaimu.. dengan apa yang ada di dirimu.. dengan seluruh kekuranganmu…”

 

“kalo kelebihanku…?” tanyamu…

 

Anggap saja itu bonus… 😀

 

 

Ahh… Ternyata saya ngga bisa bikin postingan romantis euy.. 😛

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s