Gue ga mungkin suka ama elo…..!!!


blue

“Sumpah dah.. gue ga mungkin suka ama elo.. Siapa eloooooooo??”

Kata-kata itu meluncur begitu saja dari mulut Mona, gadis cantik primadona kampus di salah satu perguruan tinggi di kota kembang.. Dony, mahasiswa fakultas seni rupa dengan dandanan amburadul yang baru saja mengungkapkan cinta pada sang pujaan hati namun ternyata ditolak mentah-mentah itu hanya terdiam..

Beberapa saat kemudian selepas Mona meninggalkannya seorang diri,  ia pun mengangkat telepon.. menghubungi seseorang.. dan tak lama terdengarlah pembicaraan antara dirinya dengan seseorang di seberang sana..

***

Mona seorang gadis cantik berkulit putih dengan postur tubuh langsing bak gitar.. *bener ya gitar itu langsing? :D*.. ah.. pokoknya postur tubuh ideal di mata pria maupun wanita yang menginginkan sebuah gambaran kesempurnaan.. Kalo dinilai pake rating ngerumpi.. Bisa dibilang Mona ini masuk ke rating “menggoda”.. :D. Tak heran banyak yang kesengsem sama si cantik ini dan ingin menjadikannya sebagai kekasih.. Ada yang terang2an menyatakan cintanya atau cuma melihat dari jauh dengan menjadi secret admirer.. Tapi.. si Mona kayanya sadar banget klo dia ini cantik.. Jadi ngga heran klo sampe sakarang belom ada yang mendampingi si Mona menjadi kekasihnya.. dan Mona pun menikmati semua hadiah yang dikirimkan para fansnya yang selalu mampir di rumahnya..

 

Mona merebahkan diri di sofa ruang keluarga.. Siang itu sangat terik.. Ia pun segera meneguk jus jeruk buatan bi Minah. Tak lama pandangannya pun mengarah ke samping kanan meja, tempat sebuah kotak berwarna merah menyala diletakkan. Di atasnya terlihat sebuah kartu.. hanya tertulis bahwa kotak itu untuknya.. Tak ada nama pengirimnya.. dibukanya kotak mungil tersebut.. Ternyata sebuah cincin bermata biru.. Cincin yang cantik.. Ia pun mencobanya.. Ternyata pas sekali dengan jari manisnya.. Tak lama Mona pun tertidur..

 ***

Pagi ini Mona terbangun.. Hujan masih menyisakan gerimis dan udara dingin di luar sana.. seandainya pagi ini tidak ada ujian, mungkin Mona akan menarik kembali selimutnya dan meneruskan mimpinya.. Hari ini ia bangun dengan perasaan bahagia.. Ia bermimpi bertemu dengan seorang pria tampan dengan jambang tipis di wajahnya.. Pria misterius yang memberikan alasan mengapa ia selalu menyunggingkan senyum sepanjang pagi ini..

Mona berjalan tergesa menuju kelasnya.. Karena terburu-buru ia menjatuhkan buku-bukunya.. Beruntung seorang pria muda yang melihatnya mendekatinya dan membantunya membereskan buku-bukunya yang berserakan.. Mona memandang wajah pria di hadapannya.. dan selama beberapa detik mata mereka beradu pandang.. Mona baru menyadari.. pria di depannya memiliki jambang tipis.. Pria yang mirip dengan pria dalam mimpinya..

“Mona..?”

Suara sang pria membuyarkan lamunannya.. “Kamu ga pa pa?”.. “Eh.. iya.. makasih ya… kamu..?” “Aku Dony.. Seni Rupa..”.

“ah.. makasih ya Don.. Sori aku buru2..” dan Mona pun bergegas menuju ruang kelasnya.. Entah mengapa ia seperti pernah mengenal nama Dony.. Tapi di mana dan kapan ia sama sekali tidak dapat mengingatnya.. Hanya 1 dalam pikirannya.. Dony sangat tampan dan ia merasa bahwa Dony adalah belahan jiwanya yang selama ini ditunggu-tunggunya..

Selama berhari-hari bayangan Dony selalu terlintas dalam benak Mona.. Tanpa Mona sadari, Dony yang membuatnya jatuh hati adalah Dony yang sama yang beberapa hari sebelumnya ditolaknya mentah-mentah.. Dony yang anak seni rupa.. yang berantakan dengan dandanan amburadul.. Tapi kini semuanya berbalik.. Mona sedang kasmaran dengan sosok Dony.. Semua hal tentang Dony membuatnya mabuk kepayang.. Hingga suatu hari.. tanpa malu-malu Mona pun menyatakan cintanya pada Dony.. Gayung bersambut dan merekapun kini menjadi sepasang kekasih..

Semua orang yang mengetahui hal ini hanya berani berbisik.. Tak ada yang menyangka bahwa primadona kampus itu pun akhirnya luluh pada lelaki berantakan dengan dandanan amburadul…. Jodoh memang misteri..

 

***

Dony menurunkan Mona di depan rumahnya.. kemudian melajukan motornya ke sebuah rumah besar dengan penerangan lampu yang temaram.. Sekilas rumah tersebut nampak sepi.. Begitu pintu dibuka, aroma dupa menyeruak dan asap terlihat di seluruh ruangan.. Dony duduk bersila.. Wajahnya terlihat cerah dan penuh kemenangan.. Saat matanya beradu pandang dengan pria berjenggot putih panjang dengan tongkat berkepala ular, ia berkata dengan penuh rasa puas..

 

 

 

 

 

“Mbah.. jampi-jampinya berhasil.. Saran mbah tentang cincin biru itu sukses.. Mona sekarang jadi kekasih saya..”

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s