2 pagi yang berbeda..


pagi

 

Aku benci pagi…

Karena menyadarkanku dari mimpiku semalam

Aku benci pagi…

Membuatku harus kembali dengan semua rutinitas

Aku benci pagi..

Dinginnya menusuk kulitku

 

Aahh.. aku benci!!

 

Kusibak jendela kamar..

Gerimis baru saja mereda..

 

Rasa lapar mendorongku beranjak..

Mencari bubur ayam langganan untuk sarapan..

 

Tampak olehku seorang perempuan duduk sendirian

Di bawah sebuah pohon rindang

Entah sejak kapan dia ada di sana..

Hanya terdiam menatap langit..

 

Dari sini aku bisa melihatnya tersenyum..

Begitu menikmati pagi..

Ia menutup wajahnya.. dan menghirup udara pagi yang segar

Melalui hidungnya..

Sedang aku? Masih merutuk dingin

dan mencari kehangatan di balik jaket tebalku..

 

Aku menyesap bubur ayamku

Tapi mataku masih mengawasinya..

Dari posisiku duduk..

Aku hanya bisa melihatnya dari belakang..

 

Tak lama aku menghabiskan bubur ayamku..

Bediri dan hendak pergi..

Sang gadis pun sepertinya juga akan segera beranjak

Mencari-cari sesuatu di kursi panjang yang didudukinya..

Aku beranjak pergi.. dan iapun berdiri..

 

 

 

 

Dibantu oleh 2 buah tongkat yang menopang tubuhnya..

Dalam hati sang gadis berkata..

 

 

“aku suka pagi.. pagi memberikan harapan baru untukku.. pagi pun menyadarkanku.. bahwa aku beruntung.. kecelakaan itu tidak merenggut nyawaku.. aku beruntung.. masih bisa menikmati indahnya pagi ini.. :)”

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s