Aku hanya ingin memeluknya… sebentar saja….


nenek

Seorang perempuan separuh baya duduk sendirian di teras depan rumahnya.. Ia sedang melihat pekarangan rumahnya yang ditumbuhi berwarna warni bunga tulip.. Dalam genggamannya tampak sebuah buku berbahasa Jawa.. Sang nenek membetulkan letak kacamatanya yang sedikit melorot lalu kembali menekuri buku dalam genggamannya..

Tak lama.. sayup-sayup terdengar suara.. Suara bayi sedang menangis.. Suara cucu perempuannya.. Sang nenek mendengarkan dengan seksama untuk memastikan suara tersebut.. Lalu dengan langkah yang sedikit terburu berjalan masuk ke dalam rumah untuk melihat si kecil..

Di ruang tengah.. dalam box bayi.. Ia melihat sang cucu menangis tersedu.. Tak ada siapa-siapa di sana.. Sang bayi sendirian.. Sang nenek mendekati box dan melihat mata hitam yang berbinar itu menatapnya.. seketika tangisannya terhenti.. Mereka saling menatap..

Si mungil menatap wajah sang nenek.. lalu ia tersenyum.. Sebulir air mata sisa tangisannya jatuh di pipi.. Sang nenek pun mendekat dan bermaksud merengkuhnya.. Menggendongnya dan memeluknya.. Diraihnya si mungil yang tak lagi menangis.. Tangan mungil itupun menyentuh wajah sang nenek… Pemandangan yang indah.. jauh lebih indah dari pekarangan rumahnya yang ditumbuhi berwarna-warni bunga tulip.. *hayah.. pengandaian yang aneh.. :D*.

Hingga sedetik kemudian terdengar suara…

 

“Ooh.. sayangku.. dede haus ya? Dede mau mimik..? duuh.. map ya sayang.. mama dari kamar mandi.. Ooh.. sayang.. sini.. sini.. makasih nenek.. Yuuk sini sayang.. mimik dulu yu….k…” suara sang bunda.. menantu si nenek..

 

Dengan tatapan kecewa.. sang nenek menyerahkan bayi mungil dalam pelukannya kepada sang bunda.. Bunda dan sang bayi berjalan menjauhinya.. Masih tak beranjak dari tempatnya berdiri sang nenek mengawasi mereka berdua.. Sebulir air mata kini menetes di pipi sang nenek.. dalam hati ia berkata..

 

 

“padahal.. aku hanya ingin memeluknya… sebentar saja…”.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s