Gadis dalam pekat malam…


mlm

Seorang perempuan muda berusia sekitar 22 tahun itu berjalan sendirian di pekatnya malam.. jarum jam menunjukkan pukul 21.35 WIB.. dan jalanan sudah begitu sepi.. tidak ada seorang pun terlihat di jalanan ini.. Ia sendirian.. Dalam gelap ia berjalan tergesa.. sinar bulan yang bulat penuh menangkap kiasan wajah sang gadis dalam temaram.. wajah yang menampakkan gurat kecemasan..

Tanpa disadari sang perempuan.. dalam pekat malam nampak bayangan lain yang bergerak.. mengawasi si gadis yang berjalan sendirian.. Perlahan-lahan ia mengikuti si gadis.. masih dari persembunyiannya..

 

Si gadis merasa dirinya tidak sendirian.. beberapa kali ia menoleh ke belakang untuk memastikan bahwa tidak ada yang mengikutinya.. Wajahnya semakin pucat pasi..

Tiba-tiba terdengar suara..

 

“Berhenti…!!!”

Suara seorang lelaki.. Sang gadis bergidik.. ia sangat ketakutan.. Bukannya berhenti ia malah lari semakin kencang.. Namun malang, sang lelaki yang mengikutinya bisa menyusulnya.. Menarik cepat bahu si gadis dan menahannya berlari semakin jauh.. Sang gadis sangat ketakutan.. tangannya menutupi wajahnya.. Dari pergelangan tangan si gadis terlihat sebuah gelang yang berkilau di pekatnya malam..

Kembali terdengar suara.. “Serahkan gelangmu!”. Sang gadis diam.. tak berkutik.. Ia benar2 ketakutan..

“Tatap wajah saya!”

Sang gadis memejamkan matanya.. Mulutnya komat kamit entah mengucapkan apa.. Mungkin berdoa dalam hati.. Rambutnya yang terurai kini acak2kan karena ia berlari kencang.. Ia mundur beberapa langkah untuk memberikan jarak antara dirinya dan si lelaki..

 

Sang lelaki kembali berkata… “Cepat..!! serahkan gelangmu..”. mau tidak mau si gadis harus membuka matanya. Ia pun melepaskan gelangnya dan hendak menyerahkannya pada si lelaki. Matanya beradu pandang dengan mata si lelaki.. Tubuh sang lelaki berada tepat di bawah sinar bulan.. sang gadis menatap wajahnya saat menyerahkan gelangnya.. Sang lelaki tersenyum puas mendapati tangannya menggenggam hasil jarahan.. Wajah lelaki itu jauh dari sangar.. bisa dikatakan ia justru tampan.. Lelaki dan si gadis masih berhadap2an.. antara penjahat dan si korban..

 

Tiba-tiba sang gadis bergerak.. tangannya membuka kancing jaketnya.. lalu kancing bajunya satu persatu.. kembali tangannya bergerak hendak melepaskan resleting celananya.. Kali ini sang lelaki justru heran.. Dilihatnya wajah sang gadis di depannya.. yang mulai tersenyum.. Ya.. si gadis tersenyum.. Tidak menampakkan ketakutan seperti sebelumnya..

Senyum itu sangat tidak wajar.. Kali ini justru si lelaki yang terlihat ketakutan.. saat si gadis melepas jaketnya.. dan hendak melemparkannya ke udara.. sang lelaki baru menyadarinya.. Secepat kilat ia membalikkan tubuh dan berlari.. kali ini semuanya terbalik.. Si gadislah yang mengejar sang lelaki.. karena ternyata.. sang gadis…

 

 

 

 

 

Terganggu jiwanya…

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s