sendiri

Pagi ini aku bangun dengan perasaan bahagia.. Pagi ini aku sangat bersemangat.. Ya.. sejak aku mengenalnya setiap pagi adalah anugerah bagiku.. Selama aku bisa melihat wajahnya.. aku sungguh bahagia..

Beberapa hari yang lalu aku melihatmu bersamanya.. gadis dengan rambut panjang itu, yang menyadarkan aku untuk keluar dari persembunyianku.. Kubulatkan tekadku.. aku ingin muncul di hadapanmu.. Meyakinkanmu tentang sosok diriku yang benar2 nyata.. ada di hadapanmu.. dan berhenti hanya menjadi pengagum rahasiamu..

Aku melihat wajah tampan itu… Masih seperti saat aku bertemu dengannya pertama kali.. kami berjumpa di galeri ini 1 bulan yang lalu.. wajahnya yang manis.. lesung pipitnya yang tampak saat ia tersenyum.. Aah.. aku suka semua tentangnya.. Aku belum pernah bicara padanya.. tapi aku sudah jatuh hati padanya… Anehkah?? Cinta bisa datang kapan saja bukan..? dan hatiku tertambat padanya.. aku menyukainya..

Dia berdiri di depan sebuah foto besar di dalam galeri itu.. Aku mendekatinya.. berdiri di sampingnya.. menatapnya dari samping.. Saat aku berdiri di sini aku bisa melihat wajahnya dari dekat.. juga bulu-bulu halus yang ada di samping pipi dan dagunya.. Lalu aku segera tersadar.. lalu memberanikan diri bertanya padanya.. “.. suka fotografi juga?” aku bertanya perlahan.. Ia menatapku.. memberikan senyum manisnya.. dan menjawab.. “Ya..”. Lalu kami terdiam..

Hanya obrolan singkat.. tapi aku sangat bahagia..

Beberapa kali aku melihatnya di galeri yang sama.. setiap pagi.. saat aku berangkat bekerja.. dia ada di sana.. menatap foto-foto yang ada..  Suatu hari aku menemuinya lagi.. masih di galeri yang sama.. perlahan tapi pasti.. aku mulai berani bicara padanya.. sedikit demi sedikit.. Terkadang kami tertawa bersama.. terkadang kami hanya mengobrol seadanya.. sekarang aku sudah menjadi temannya.. 🙂

Bulan Januari 2010.. sudah 3 bulan aku menjadi temannya.. dan sudah 6 bulan aku menjadi pengagum setianya.. semakin hari aku semakin menyukainya.. aku putuskan.. Besok aku akan bicara padanya.. tentang perasaanku.. 🙂

Aku menekan tuts henponku dan mengirimkan pesan padanya..

“aku ingin bertemu”

“boleh, kapan?”

“besok siang, di galeri.. tempat biasa..”

“oke.. aku juga ingin bertemu denganmu..”

“sampai bertemu besok..”

***

Aku menatap bangunan di hadapanku dengan perasaan berdebar-debar.. inilah saatnya.. aku akan mengungkapkan perasaan pada pujaan hatiku..

Ia menungguku di depan galeri itu.. Senyum merekah di bibirnya.. Ia menyembunyikan tangan di balik punggungnya.. aku membalas senyumannya dan ia mengulurkan sebuah mawar merah.. Kami memasuki galeri bersama2..

Kami duduk di sebuah kursi di hadapan sebuah pigura besar.. kami mulai membicarakan tentang foto di hadapan kami.. Aku hanya terdiam.. Menenangkan hatiku yang berdebar sangat kencang.. akupun menatap wajahnya.. Ia menatapku dengan heran.. akupun berkata pelan..

“Aku menyukaimu…”

Dan ia memelukku erat.. Aku memejamkan mataku.. Aku sungguh bahagia..

Tiba-tiba aku merasa pundakku ditepuk seseorang.. aku membuka mtaku..

“maap mba.. galeri akan tutup 5 menit lagi…” seorang penjaga galeri yang menepuk pundakku..

Aku segera tersadar dari lamunanku.. Aku masih terduduk di sofa di depan sebuah pigura besar.. dan aku sendirian.. Tak kulihat dirimu di sampingku.. Aku menatap pigura di depanku.. Tampak olehku wajah pria tampan dengan lesung pipit yang tampak saat ia tersenyum.. Wajahmu..

Dan aku tetap sendiri.. seperti hari2 sebelumnya..

Aku bangun dari sofaku dan aku melihat sebuah mawar.. mawar dari dirimu.. Aku segera menatap foto di pigura di hadapanku.. Kamu masih tetap tersenyum.. sama seperti sebelumnya.. tapi..

…sedetik berikutnya matamu berkedip padaku..

Iklan

Satu pemikiran pada “Antara aku, kamu, mawar dan galeri itu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s