haruskah aku mencemburuinya?


cemburu

Awalnya hanya ada kita…

Aku dan kamu.. berdua..

Berbagi rasa..

Rasa sayang dan cinta..

Dan kita bahagia…

 

Sekian lamanya kita berdua…

Saling mengisi satu sama lain..

Kelebihanmu mengimbangi kekuranganku..

Demikian pula sebaliknya..

Dan kita bahagia..

 

Hingga tibalah saat itu..

Engkau bilang ada yang kurang..

Ada kekosongan di hatimu..

Tak cukup hanya diriku bagimu..

 

Kau bilang aku masih istimewa di hatimu..

Tapi belum cukup bila hanya aku..

Hingga akhirnya ada dia di antara kita…

Dan akupun menerima semuanya..

 

Aku bisa merasakan perasaanmu..

Sedihmu adalah sedihku..

Bahagiamu adalah bahagiaku..

Jika memang itu bisa mengisi kekosonganmu..

Aku bersedia, sayang…

 

Sejak ada dia, semua berubah..

Kamu lebih bersemangat..

Kamu lebih bahagia…

Kamu lebih mudah tersenyum…

 

Jika dulu kau selalu mencariku

Saat pulang dari luar kota..

Kini kau mencarinya lebih dahulu..

Dan aku berusaha menerimanya..

Tak apa sayang.. asal kamu bahagia..

 

Aku bisa merasakan rasa sayangmu padaku…

Juga padanya..

Aku merasa menyatu dengan dirimu..

Aku bisa merasakannya..

Sejak ada dia.. hidupmu lebih sempurna…

Ternyata.. memang tak cukup hanya aku bagimu, sayang…

 

Hari ini aku duduk di taman ini…

Dan memikirkan segalanya…

Jika memang dia membawa kebahagiaan untukmu..

Haruskah aku bersedih?

Haruskah aku cemburu…?

 

Sungguh aku tak bisa cemburu padanya…

Pada perempuan keduamu..

Karena aku juga sangat menyayanginya..

Sama sepertimu…

Aahh.. maafkan aku sayang…

Aku tak bisa mencemburui..

Putri mungil kita…

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s