tentang dia


ratih ktnya

Gadis itu menyunggingkan senyum.. ia menungguku di depan sebuah wartel di pinggir terminal Arjosari.. Aku yakin ia menungguku lama.. karena ban sepeda motorku yang bocor dan harus ditambal dulu.. Itulah pertama kali aku bertemu dengannya.. Kesan pertama yang kudapatkan ia memiliki sebuah senyum yang tulus dan hangat… šŸ™‚

“Sudah menunggu lama?” (aah.. pertanyaan bodoh!)

“Mmm.. lumayan.. dari aku nelpon pertama kali itu..”

“Maap ya, bannya bocor.. jadi harus ditambal dulu..”

“Hehe.. nyante ajah.. aku yang harusnya minta maap.. Jadi ngerepotin minta dijemput segala..”

“minum dulu ya.. baru ke rumah ‘calon responden’..?” tawarku..

“Oke.”

 

Akupun melajukan motor hitamku menembus dinginnya kota Malang. Dan sampailah kami di sebuah kedai minuman hangat.. dan kami pun sepakat memesan dua gelas jahe hangat.. šŸ™‚

Namanya Ratih.. Mahasiswi Psikologi di Surabaya. Aku mengenalnya dari teman SMA-ku di kota Bogor. Ratih ini sepupu Aina. Suatu hari aku menelepon Aina untuk bersilaturahmi, ketika aku bercerita kuliah Psikologi di kota Malang, Aina pun mengenalkan Ratih padaku.. sepupunya yang juga kuliah Psikologi, obrolan berlangsung hangat dan kamipun bertukar nomor henpon untuk saling memberikan informasi tentang tugas akhir.

Beberapa kali aku menghampiri kota Buaya namun tak sekalipun aku bertemu Ratih. Tapi ketika suatu hari aku mengatakan bahwa ada calon responden yang sekiranya cocok untuk tugas akhir Ratih, ia pun mengatakan akan mencoba untuk menemuinya jika aku bersedia mengantar. Gadis yang pemberani..

Jujur saja, sejak pertama kali kami ngobrol dan dikenalkan Aina, aku sudah merasa nyaman ngobrol dengannya.. dan ketika obrolan demi obrolan berlanjut dari henpon kami, aku merasa Ratih memang berbeda dari yang lain.. Ia supel, ceria dan menyenangkan..

“Hei.. kok ngelamun..?”

Dan akupun terbangun dari lamunan masa laluku pada Ratih.. Ya.. hampir tak percaya gadis ini ada di depan mataku.. dan aku hanya tersenyum sedikit malu karena Ratih memergokiku sedang melamun.. semoga ia tidak sadar bahwa dirinyalah yang ada dalam lamunanku.. šŸ™‚

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s