Hari sial..


cepot copet

Seorang pria muda nampak gelisah di samping sebuah mobil sedan berwarna biru metalik. Ia masuk ke dalam mobilnya dan membuka kap mobilnya.. Asap putih terlihat mengepul dari mesin mobil tersebut.. Ia melirik sekilas.. lalu menutup kembali kap mobil dengan hantaman cukup keras, menggambarkan kekesalannya.. Beberapa kali ia melirik arlojinya.. lalu menekan tuts henponnya dan mulai berbicara dengan seseorang di seberang sana…

Selesai menelepon, kembali ia melirik ke pergelangan tangannya.. memandang jam dengan wajah cemas.. Tak lama sebuah bis lewat di depan sang pria dan ia melambaikan tangan untuk menghentikan bis tersebut.. Ia pun naik ke dalam bis dan meninggalkan sedan metaliknya di pinggir jalan. Tampaknya pria tersebut diburu waktu untuk bertemu dengan seseorang yang penting..

Di dalam bis.. Seorang pria dengan jambang yang lebat mengawasi kehadiran sang pria muda.. Pria yang berdiri sambil menenteng koper di tangan kiri dan tangan kanan memegang bahu kursi untuk menopang tubuh tegapnya agar tidak terjatuh saat sang sopir bis mengerem mendadak.

Sang pria berjambang mengawasi pria muda yang berpakaian rapi tersebut.. Matanya tertuju pada henpon pria muda yang dikaitkan pada sabuk celananya… Sebuah senyum tersungging di bibir sang laki-laki berjambang… Ia berdiri dari tempatnya duduk dan berdiri tepat di belakang sang pria muda.. Tak lama, bis berhenti dengan mendadak ketika terlihat sekumpulan anak2 sekolah menghentikan bis dan berhamburan masuk.. Sang pria berjambang terdorong, demikian pula pria muda di depannya… Tak lama, bis berhenti di sebuah lampu merah.. Si pria berjambang pun turun…

***

Bis melaju melewati sebuah rumah sakit dan kali ini giliran si pria muda yang bersiap2 untuk turun.. 200 meter dari rumah sakit tersebut adalah sebuah gedung perkantoran.. Sopir bis menghentikan bisnya dan si pria muda turun melalui pintu depan bis..

Setelah kakinya menapak di trotoar dan bis itu kembali melaju, ia mengarahkan tangan kanannya ke sisi kanan pinggangnya.. tempat henponnya seharusnya berada… Tapi, henpon itu… telah raib…! 😦 😕 😐 😥

oalah copett..!! teganya…

 

waduh.. kayanya ada kesalahan gambar nih.. :mrgreen:

*kalem*

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s